1.816 WNI Eks Online Scam di Kamboja Dipulangkan, KBRI Phnom Penh Terbitkan SPLP

Petugas KBRI Phnom Penh membantu proses pemulangan WNI yang menjadi korban jaringan online scam di Kamboja.

BERIKABARNEWS l PHNOM PENH – Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh terus mengintensifkan upaya perlindungan bagi warga negara Indonesia di luar negeri. Hingga 8 Maret 2026, KBRI Phnom Penh telah memfasilitasi kepulangan 1.816 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya terjebak dalam jaringan penipuan daring atau online scam di Kamboja.

Pemulangan ini menjadi prioritas pemerintah karena banyak WNI yang terlibat dalam sindikat ilegal tersebut menghadapi berbagai kendala administratif, termasuk kehilangan dokumen perjalanan dan masa izin tinggal yang telah habis.

Dalam proses repatriasi tersebut, KBRI Phnom Penh melakukan berbagai langkah percepatan. Salah satunya dengan menerbitkan lebih dari 2.100 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak lagi memiliki paspor.

Selain itu, melalui koordinasi intensif dengan otoritas pemerintah Kamboja, KBRI juga berhasil mengupayakan penghapusan denda overstay bagi lebih dari 3.200 WNI, sehingga proses kepulangan dapat dilakukan lebih cepat tanpa beban biaya administratif yang besar.

“Koordinasi ini sangat penting agar warga negara kita dapat segera kembali ke Tanah Air tanpa terbebani denda administratif,” demikian keterangan resmi dari pihak KBRI.

Baca Juga : Bea Cukai dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Sementara itu, data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan jumlah WNI yang mencari perlindungan di KBRI Phnom Penh. Dalam periode 16 Januari hingga 8 Maret 2026, tercatat 5.481 WNI datang langsung ke kantor perwakilan Indonesia untuk meminta bantuan kepulangan.

Jumlah tersebut bahkan telah melampaui total kasus sepanjang tahun 2025 yang mencapai 5.088 WNI. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya kasus pekerja migran Indonesia yang terjebak dalam jaringan penipuan daring di Kamboja.

Meski menghadapi lonjakan permohonan bantuan, KBRI Phnom Penh menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan maksimal bagi WNI di luar negeri.

Koordinasi dengan pemerintah Indonesia dan otoritas keamanan setempat terus diperkuat guna memastikan proses pemulangan berjalan aman dan tertib.

Pemerintah juga memastikan setiap tahapan repatriasi, mulai dari verifikasi identitas hingga kepulangan ke Indonesia, dilakukan sesuai prosedur dan tetap memperhatikan aspek hukum yang berlaku.*

 

Sumber :

KBRI Phnom Penh

KJRI Kuching Dampingi Pemulangan 63 WNI dan PMI Bermasalah dari Sarawak

BERIKABARNEWS l TEBEDU – Konsulat Jenderal Republik Indonesia...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 63 WNI dan PMI bermasalah dari Sarawak melalui Tebedu menuju PLBN Entikong. (KJRI Kuching)

29 Kg Emas Ilegal Gagal Diselundupkan, Bea Cukai Ungkap Modus Pelaku

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Direktorat Jenderal Bea dan...

Bea Cukai mengungkap penyelundupan 29 kilogram emas ilegal di empat bandara. (Dok. Bea Cukai)

Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo...

Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara. (Foto: BPMI Setpres)

622 Personel Cari 129 Penumpang Virgo Transport 8 yang Hilang

BERIKABARNEWS l BANJARMASIN – Sebanyak 622 personel SAR...

Tim SAR mencari korban kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. (Foto: Basarnas)

Kapal Rute Surabaya-Banjarmasin Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Digelar

BERIKABARNEWS l BANJARMASIN – Kapal Motor (KM) Virgo...

KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. (instagram.com/pt.virgokaryashipping)

BMKG Catat Ribuan Hotspot, Risiko Karhutla Masih Tinggi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan...

Titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia di tengah musim kemarau. (Kemenhut)

berita terkini