Zelensky Sebut Rusia Siapkan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan pernyataan terkait dugaan pengerahan tentara Korea Utara ke Rusia.

BERIKABARNEWS l KIEV – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeklaim Rusia tengah mempersiapkan kedatangan sekitar 30.000 tentara tambahan dari Korea Utara beserta peluncur rudal balistik untuk memperkuat operasi militer dalam perang di Ukraina.

Menurut Zelensky, persiapan penerimaan gelombang pasukan baru tersebut telah berlangsung sejak Juni 2026 di wilayah Voronezh, Rusia, yang berbatasan langsung dengan Ukraina.

Melalui unggahan di media sosial X pada Sabtu (25/7/2026) malam, Zelensky menilai keterlibatan Korea Utara tidak hanya menjadi ancaman bagi Ukraina, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di kawasan Asia.

“Korea Utara juga bersiap memindahkan peluncur rudal balistik tambahan ke Rusia. Ini bukan sekadar ancaman bagi Ukraina. Rusia membantu Korea Utara belajar cara berperang, meningkatkan kualitas senjatanya, dan memperoleh pengalaman tempur nyata,” tulis Zelensky.

Baca Juga : Thailand Kutuk Serangan di Narathiwat yang Tewaskan Lima Prajurit

Ia menambahkan, kerja sama militer tersebut dapat meningkatkan kemampuan tempur Korea Utara dan berpotensi menjadi ancaman bagi negara-negara Asia yang berada dalam jangkauan rudalnya.

Kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara disebut telah berlangsung sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Pyongyang dilaporkan memasok persenjataan kepada Moskow, kemudian mengirim ribuan tentaranya untuk membantu menahan serangan balasan Ukraina di wilayah Kursk pada 2024.

Berdasarkan data dari Korea Selatan, sekitar 2.000 tentara Korea Utara dilaporkan tewas selama konflik berlangsung.

Baca Juga : Iran Serang Titik Strategis, Trump Beri Peringatan Keras di Tengah Memanasnya Konflik

Hubungan kedua negara semakin erat setelah Rusia dan Korea Utara menandatangani perjanjian bantuan militer pada 2024. Dukungan itu kembali ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Korea Utara Choe Son Hui saat berkunjung ke Moskow pada pekan ini.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan, Pyongyang menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Rusia dalam mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayahnya. Presiden Rusia Vladimir Putin juga secara terbuka menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.

Sebagai imbalan atas pengiriman pasukan dan persenjataan, Korea Utara disebut menerima bantuan berupa dana, pasokan pangan dan energi, serta transfer teknologi militer dari Rusia untuk membantu negaranya menghadapi dampak sanksi internasional terkait program nuklir.*

 

Sumber :

AFP

Thailand Kutuk Serangan di Narathiwat yang Tewaskan Lima Prajurit

BERIKABARNEWS l NARATHIWAT – Pemerintah Thailand mengutuk keras...

Serangan bersenjata yang menewaskan lima prajurit di Narathiwat, Thailand Selatan.

Iran Serang Titik Strategis, Trump Beri Peringatan Keras di Tengah Memanasnya Konflik

BERIKABARNEWS l – Konflik antara Amerika Serikat (AS)...

Asap membumbung usai serangan Iran di kawasan Timur Tengah saat konflik dengan Amerika Serikat kembali memanas.

Mengenal Khalil Al-Hayya, Pemimpin Baru Hamas Pengganti Yahya Sinwar

BERIKABARNEWS l – Khalil Al-Hayya resmi ditunjuk sebagai...

Khalil Al-Hayya, pemimpin baru Hamas yang ditunjuk menggantikan Yahya Sinwar sebagai pemimpin tertinggi organisasi.

Serangan AS ke Iran Picu Eskalasi Baru

BERIKABARNEWS l – Ketegangan di Timur Tengah kembali...

Asap membumbung setelah serangan udara dalam eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah.

Final Piala Dunia Terancam Kabut Asap, Gedung Putih Pantau Kualitas Udara

BERIKABARNEWS l NEW JERSEY – Final Piala Dunia...

Kabut asap akibat kebakaran hutan Kanada menyelimuti kawasan New Jersey menjelang pertandingan final Piala Dunia.

Rusia Ukraina Saling Serang, 10 Warga Sipil Tewas dalam Sehari

BERIKABARNEWS l – Eskalasi konflik antara Rusia dan...

Serangan rudal Rusia menghantam kawasan permukiman di Odesa, Ukraina.

berita terkini