BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana duka menyelimuti RS Bhayangkara Polda Kalimantan Barat, Jumat (17/4/2026) pagi. Delapan jenazah korban kecelakaan helikopter PK-CFX yang jatuh di Kabupaten Sekadau tiba sekitar pukul 10.30 WIB untuk menjalani proses identifikasi.
Iring-iringan ambulans yang membawa para korban memasuki area rumah sakit dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Kedatangan ini menjadi bagian akhir dari proses evakuasi panjang yang dilakukan tim gabungan sejak insiden terjadi.
Proses pemindahan jenazah dilakukan melalui koordinasi jalur udara dan darat. Setelah dievakuasi dari lokasi jatuhnya helikopter di pedalaman Sekadau, seluruh korban diterbangkan menuju Lanud Supadio.
Setibanya di pangkalan udara, jenazah langsung dipindahkan ke ambulans milik Basarnas dan TNI Angkatan Udara untuk selanjutnya dibawa ke Pontianak.
Proses tersebut dilakukan secara cepat guna memastikan penanganan korban berjalan optimal.
Sesampainya di rumah sakit, seluruh jenazah langsung dibawa ke ruang instalasi forensik. Tim medis Polda Kalbar telah bersiaga untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Baca Juga : 8 Jenazah Korban Heli Jatuh Dibawa ke Pontianak
Tahapan identifikasi meliputi pemeriksaan fisik luar, pencocokan data medis, serta verifikasi identitas sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
“Tim medis akan bekerja maksimal agar proses identifikasi dapat segera diselesaikan, sehingga keluarga bisa membawa pulang korban untuk dimakamkan secara layak,” ujar petugas di lapangan.
Sejumlah keluarga korban tampak mulai berdatangan ke RS Bhayangkara dengan suasana penuh duka. Pihak berwenang memastikan seluruh proses, mulai dari evakuasi hingga identifikasi, dilakukan dengan penuh penghormatan terhadap para korban.
Setelah seluruh tahapan selesai, jenazah akan diserahkan secara resmi kepada masing-masing keluarga.*
