Hari Kelima Pencarian KM Putri Sakinah, Serpihan Ditemukan di Pulau Padar

Tim SAR gabungan melakukan pencarian KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. (Foto : TBNews)

BERIKABARNEWS l – Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Taman Nasional Komodo (TNK) memasuki hari kelima pada Selasa (30/12/2025). Tim SAR gabungan menemukan serpihan bangkai kapal di kawasan hutan bakau Pulau Padar dan sekitarnya, yang dinilai menjadi petunjuk penting dalam proses pencarian.

Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, mengatakan temuan tersebut menjadi indikasi awal untuk memetakan ulang area pencarian terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Temuan Serpihan di Kawasan Bakau Pulau Padar

Dalam operasi penyisiran yang dimulai sejak pukul 06.00 WITA, tim menemukan puing-puing yang diduga kuat merupakan bagian dari struktur KM Putri Sakinah. Serpihan ditemukan di perairan dangkal hingga kawasan bakau Pulau Padar.

“Temuan serpihan di perairan dan hutan bakau Pulau Padar ini akan menjadi bahan evaluasi dan pemetaan ulang area pencarian agar lebih akurat,” ujar Kombes Pol. Henry Novika Chandra mewakili Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi Ditpolairud Polda NTT, Basarnas, TNI AL, KSOP, serta komunitas penyelam profesional. Untuk memaksimalkan pencarian, tim mengerahkan berbagai peralatan, termasuk teknologi sonar system untuk mendeteksi objek di dasar laut, seabob dan rigid inflatable boat (RIB) guna mempercepat penyisiran permukaan, serta KN SAR Puntadewa sebagai kapal utama pendukung operasi.

Penyelaman strategis juga dilakukan di sejumlah titik prioritas, seperti Selat Padar, Pulau Serai, perairan Siaba, dan Tatawa. Namun hingga operasi hari kelima berakhir, ketiga korban WNA Spanyol tersebut belum berhasil ditemukan.

Baca Juga : Polda NTT Kerahkan Sonar dan Drone Cari Korban KM Putri Sakinah

Polda NTT memastikan seluruh data hasil sonar, penyelaman, dan temuan serpihan akan dievaluasi secara menyeluruh. Evaluasi dilakukan untuk menentukan koordinat pencarian yang lebih spesifik pada operasi lanjutan.

“Operasi hari ini berjalan lancar. Pencarian akan dilanjutkan esok hari dengan strategi yang disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi lapangan dan kondisi cuaca,” tambah Henry.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh unsur maritim dalam operasi pencarian ini. Upaya maksimal akan terus dilakukan hingga seluruh korban ditemukan, sembari mengajak masyarakat turut mendoakan agar misi kemanusiaan di perairan Komodo segera membuahkan hasil. *

 

Sumber :

TBNews

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Ini Penggantinya

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi...

Dadan Hindayana saat menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional sebelum resmi digantikan oleh Nanik S Deyang.

Mulai Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga Avtur hingga 10 Persen

BERIKABARNEWS l – PT Pertamina Patra Niaga resmi...

Pengisian avtur pada pesawat di bandara setelah Pertamina menurunkan harga avtur mulai Juni 2026.

Timnas Indonesia Masuk EA Sports FC, Erick Thohir Sebut Industri Olahraga Naik Level

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Indonesia...

Timnas Indonesia tampil di gim sepak bola EA Sports FC sebagai bagian perkembangan industri olahraga digital Indonesia.

Mulai Juli 2026, Beli Kartu SIM Baru Wajib Scan Wajah

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi...

Ilustrasi registrasi kartu SIM baru menggunakan teknologi biometrik face recognition melalui pemindaian wajah.

Menlu Sugiono Tegas Kecam Israel, 9 Relawan RI Akhirnya Tiba di Tanah Air

BERIKABARNEWS l TANGERANG – Menteri Luar Negeri Republik...

Menlu RI Sugiono menyambut kepulangan sembilan relawan Indonesia usai dibebaskan dari penahanan Israel di Bandara Soekarno-Hatta.

Bongkar Skema Korupsi Tambang, Kejagung Seret Bos PT QSS

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kejaksaan Agung melalui Tim...

Kejaksaan Agung mengungkap skema korupsi tambang PT QSS di Kalimantan Barat dan menahan bos perusahaan.

berita terkini