KUHAP dan KUHP Baru Resmi Berlaku, Indonesia Masuki Era Baru Hukum Pidana

Menteri Koordinator Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menyampaikan pernyataan terkait pemberlakuan KUHAP dan KUHP baru di Indonesia. (instagram.com/kumham.imipas)

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Indonesia resmi memasuki babak baru dalam sistem peradilan pidana nasional. Mulai 2 Januari 2026, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Baru yang diatur dalam UU Nomor 20 Tahun 2025 berlaku efektif, bersamaan dengan implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 1 Tahun 2023.

Pemberlakuan dua regulasi ini menandai berakhirnya penggunaan hukum pidana warisan kolonial yang telah bertahan lebih dari satu abad. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyebut momen ini sebagai transisi besar menuju sistem penegakan hukum yang lebih modern, manusiawi, dan berlandaskan nilai Pancasila.

“Ini membuka babak baru penegakan hukum nasional yang lebih berkeadilan, beradab, dan sesuai dengan budaya bangsa Indonesia,” ujar Yusril, Jumat (2/1/2026).

Tinggalkan Hukum Kolonial, Perkuat HAM

Yusril menjelaskan, KUHP lama peninggalan Belanda sejak 1918 dinilai tidak lagi relevan karena terlalu menekankan pendekatan represif dan pidana penjara. Sementara KUHAP sebelumnya, yang lahir pada era Orde Baru, dianggap belum sepenuhnya mengakomodasi perkembangan demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia pasca-amandemen UUD 1945.

Dengan hadirnya KUHP dan KUHAP baru, Indonesia menegaskan kedaulatan hukumnya sendiri sekaligus menyesuaikan sistem peradilan pidana dengan dinamika sosial, politik, dan budaya masyarakat saat ini.

Perubahan Penting dalam KUHAP Baru

UU Nomor 20 Tahun 2025 membawa sejumlah perubahan mendasar dalam hukum acara pidana. Beberapa di antaranya adalah penegasan Polri sebagai penyidik utama seluruh tindak pidana, serta penguatan peran jaksa sebagai pengendali perkara atau dominus litis.

Selain itu, KUHAP baru membuka ruang lebih luas bagi penerapan keadilan restoratif, khususnya untuk perkara tertentu seperti pencemaran nama baik, guna mengurangi beban pengadilan. Digitalisasi proses peradilan juga didorong agar penanganan perkara lebih transparan dan akuntabel.

Baca Juga : Indonesia dan 7 Negara Desak Akses Kemanusiaan Tanpa Batas ke Gaza

Dari Menghukum ke Memulihkan

Sejalan dengan KUHP Nasional, paradigma pemidanaan kini bergeser dari semata-mata menghukum menuju pemulihan. Tujuan pemidanaan tidak lagi berfokus pada pembalasan, melainkan mencakup pemulihan korban, pelaku, dan masyarakat.

Pidana alternatif seperti kerja sosial, rehabilitasi, dan mediasi diperluas penerapannya. Pendekatan ini juga terlihat dalam penanganan kasus narkotika, di mana rehabilitasi lebih diutamakan bagi pengguna dibandingkan pemenjaraan.

KUHP baru juga berupaya menyeimbangkan kebebasan berekspresi dengan kepentingan publik. Sejumlah pasal yang menyentuh ranah privat, seperti hubungan di luar perkawinan, dirumuskan sebagai delik aduan untuk mencegah campur tangan negara secara berlebihan.

Masa Transisi dan Aturan Pelaksana

Untuk mendukung implementasi di lapangan, pemerintah telah menyiapkan 25 Peraturan Pemerintah dan satu Peraturan Presiden sebagai aturan turunan. Regulasi ini menjadi pedoman teknis bagi aparat penegak hukum dalam menerapkan KUHP dan KUHAP baru.

Pemerintah menegaskan prinsip non-retroaktif tetap dijunjung. Perkara pidana yang terjadi sebelum 2 Januari 2026 akan tetap diproses menggunakan ketentuan hukum lama. *

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Ini Penggantinya

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi...

Dadan Hindayana saat menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional sebelum resmi digantikan oleh Nanik S Deyang.

Mulai Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga Avtur hingga 10 Persen

BERIKABARNEWS l – PT Pertamina Patra Niaga resmi...

Pengisian avtur pada pesawat di bandara setelah Pertamina menurunkan harga avtur mulai Juni 2026.

Timnas Indonesia Masuk EA Sports FC, Erick Thohir Sebut Industri Olahraga Naik Level

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Indonesia...

Timnas Indonesia tampil di gim sepak bola EA Sports FC sebagai bagian perkembangan industri olahraga digital Indonesia.

Mulai Juli 2026, Beli Kartu SIM Baru Wajib Scan Wajah

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi...

Ilustrasi registrasi kartu SIM baru menggunakan teknologi biometrik face recognition melalui pemindaian wajah.

Menlu Sugiono Tegas Kecam Israel, 9 Relawan RI Akhirnya Tiba di Tanah Air

BERIKABARNEWS l TANGERANG – Menteri Luar Negeri Republik...

Menlu RI Sugiono menyambut kepulangan sembilan relawan Indonesia usai dibebaskan dari penahanan Israel di Bandara Soekarno-Hatta.

Bongkar Skema Korupsi Tambang, Kejagung Seret Bos PT QSS

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kejaksaan Agung melalui Tim...

Kejaksaan Agung mengungkap skema korupsi tambang PT QSS di Kalimantan Barat dan menahan bos perusahaan.

berita terkini