BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berlangsung khidmat di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (28/1/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan pembangunan yang merata bagi seluruh masyarakat.
Didampingi Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, Gubernur menyampaikan bahwa peringatan hari jadi tahun ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum refleksi atas semangat kebersamaan dalam membangun Kalimantan Barat.
Mengusung tema “Bergerak Maju Bersama Membangun Kalimantan Barat Sejahtera”, Gubernur Ria Norsan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif dan menjangkau seluruh wilayah, termasuk pedesaan, pedalaman, perbatasan, serta kawasan pesisir.
Menurutnya, pemerataan infrastruktur dan layanan dasar menjadi prioritas utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat hingga ke beranda depan negara dan wilayah hulu.
Dalam amanatnya, Gubernur juga memaparkan sejumlah capaian makro pembangunan Kalimantan Barat sepanjang tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia tercatat mencapai 72,09 poin dan terus menunjukkan tren peningkatan.
Pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 5,1 hingga 5,3 persen, sementara angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 6,16 persen atau berada di bawah rata-rata nasional.
Meski capaian tersebut tergolong positif, Gubernur menegaskan pentingnya sikap realistis dalam menghadapi tantangan ke depan, khususnya terkait keterbatasan fiskal dan sinkronisasi program strategis nasional. Ia mengajak seluruh kepala daerah untuk memperkuat kolaborasi serta memanfaatkan teknologi guna meningkatkan efisiensi dan kualitas tata kelola pemerintahan.
Baca Juga : Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Gubernur Kalbar Terima Perpisahan Ketua PTA Pontianak
Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan turut menekankan pentingnya penguatan konektivitas antarwilayah sebagai fondasi pemerataan pembangunan. Menurutnya, akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan harus menjangkau seluruh wilayah Kalimantan Barat tanpa terkecuali.
Upacara peringatan HUT ke-69 Pemprov Kalbar dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya anggota DPD RI Dapil Kalbar, Forkopimda, Konsulat Malaysia di Pontianak, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kalbar.
Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian, Gubernur Kalbar juga menyerahkan Satya Lencana kepada ASN dengan masa bakti 10, 20, dan 30 tahun. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan prasasti pembangunan sebagai simbol keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat.
Melalui momentum HUT ke-69 ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat optimistis dapat terus bergerak maju menghadapi tantangan global dengan fondasi ekonomi yang kuat dan masyarakat yang semakin solid. *
