KJRI Kuching dan Imigrasi Sarawak Perkuat Koordinasi Tata Kelola Keimigrasian

Pertemuan KJRI Kuching dengan Imigrasi Sarawak membahas penguatan tata kelola keimigrasian.

BERIKABARNEWS l KUCHING – Hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia di wilayah Sarawak terus diperkuat melalui diplomasi proaktif. Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching melakukan kunjungan kehormatan ke Jabatan Imigresen Malaysia Sarawak guna membahas penguatan tata kelola keimigrasian di kawasan perbatasan.

Delegasi KJRI dipimpin langsung oleh Konsul Jenderal RI, Abdullah Zulkifli, dan disambut Direktur Imigrasi Negeri Sarawak, Abdul Halim bin Abang Naili. Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Direktur Imigrasi Negeri (Kontrol), Norhafiza binti Junaidi, beserta jajaran pejabat senior.

Berdasarkan keterangan resmi Imigrasi Sarawak, pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan berbagai isu manajemen keimigrasian, khususnya terkait prosedur keluar-masuk lintas negara.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah perlindungan dan kesejahteraan warga negara kedua negara yang berada di Sarawak, termasuk optimalisasi pelayanan administrasi agar lebih cepat dan akuntabel.

Diskusi berlangsung dalam suasana akrab namun tetap konstruktif. Kedua pihak sepakat bahwa komunikasi yang intensif dan koordinasi berkelanjutan menjadi kunci meminimalisir kendala administratif di lapangan.

“Sesi diskusi ini mencerminkan komitmen berkelanjutan antara KJRI dan JIM Sarawak dalam memastikan tata kelola imigrasi yang efisien, profesional, dan berintegritas demi kepentingan bersama,” demikian pernyataan resmi pihak Imigrasi Sarawak.

Baca Juga : Sarawak Buka Pintu Perbatasan Serikin Tahun 2028

Kunjungan ini tidak sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret untuk membangun sistem keimigrasian yang lebih transparan dan profesional. Dengan adanya kesepahaman tersebut, diharapkan proses birokrasi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Sarawak maupun warga Malaysia yang beraktivitas lintas batas dapat berjalan lebih lancar sesuai ketentuan hukum.

Selain itu, kedua institusi menegaskan pentingnya menjaga integritas pelayanan publik guna mencegah praktik ilegal di wilayah perbatasan yang dapat merugikan kedua negara.

Penguatan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan kelancaran mobilitas masyarakat Indonesia–Malaysia, khususnya di kawasan Sarawak yang memiliki hubungan sosial dan ekonomi yang erat dengan wilayah perbatasan Indonesia.*

 

Sumber :

JIM Sarawak

Selundupkan Delapan WNI ke Malaysia, Pria Indonesia Berakhir di Balik Jeruji

BERIKABARNEWS l LUNDU – Aksi seorang warga negara...

Mahkamah Tinggi Malaysia menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada WNI berinisial R dalam kasus penyelundupan delapan warga negara Indonesia ke Sarawak.

Kalbar Diundang Tampilkan Produk Unggulan pada Ekspo Hasil Hutan Bukan Kayu Sarawak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Delegasi Kalbar diundang mengikuti Ekspo Hasil Hutan Bukan Kayu (NTFP) Zon Selatan di Plaza Merdeka, Kuching, Sarawak, Malaysia.

Jual Saldo Judi Online, WNI Asal Kalimantan Dihukum 3 Bulan Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi - Seorang WNI asal Kalimantan menjalani persidangan di Mahkamah Majistret Sarawak setelah ditangkap dalam Operasi Ops Dadu terkait penjualan saldo judi online.

APMM Sarawak Amankan Kapal Nelayan Indonesia, Dua WNI Jalani Pemeriksaan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia...

APMM Sarawak mengamankan kapal nelayan Indonesia tanpa registrasi di perairan utara Sarawak bersama dua WNI.

Diduga Curi Ikan di Perairan Sarawak, Empat Nelayan Indonesia Ditangkap APMM

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Empat nelayan asal Indonesia...

Petugas APMM mengamankan kapal yang mengangkut empat nelayan Indonesia yang diduga melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Sarawak, Malaysia.

AirBorneo Lepas Landas! Sarawak Kini Kendalikan Sendiri Konektivitas Udara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai penerbangan milik Pemerintah...

Pesawat AirBorneo, maskapai milik Pemerintah Sarawak, melakukan penerbangan perdana dari Kuching menuju Kuala Lumpur pada 20 Juli 2026.

berita terkini