BERIKABARNEWS l SANGGAU – Ria Norsan mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperbanyak ibadah sekaligus memperkuat persatuan. Ajakan tersebut disampaikannya saat memberikan kultum Subuh berjamaah di Masjid Al-Mu’awwanah, Rabu (25/2/2026).
Dalam tausiyahnya, Norsan menekankan pentingnya menjalankan puasa, shalat malam, dan tadarus Al-Qur’an secara maksimal, seolah-olah Ramadan tahun ini adalah kesempatan terakhir untuk memperbaiki diri.
“Perbedaan dalam agama itu adalah rahmat. Yang salah itu adalah yang tidak berpuasa. Mari kita jadikan perbedaan ini sebagai pengikat silaturahmi, sebagaimana dicontohkan para guru dan ulama terdahulu,” ujarnya di hadapan jemaah.
Baca Juga : Ria Norsan Ajak Warga Sekadau ‘Investasi Akhirat’
Ramadan sebagai Investasi Akhirat
Menurut Norsan, setiap ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan merupakan investasi pahala untuk kehidupan akhirat. Ramadan menjadi waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat iman, serta menanam amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Ia juga mengingatkan agar perbedaan dalam penentuan awal Ramadan tidak menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, perbedaan tersebut harus disikapi secara bijak dan dijadikan sarana mempererat silaturahmi antarumat.
Ramadan, lanjutnya, hendaknya diisi dengan shiyam yang ikhlas, qiyam yang khusyuk, serta tilawah Al-Qur’an yang istiqamah.
Dengan semangat kebersamaan, Gubernur berharap masyarakat Kalimantan Barat dapat menjadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum terbaik untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.*
