BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat sinergi strategis dalam mendorong pembangunan infrastruktur logistik. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan jalan tol akses menuju Pelabuhan Internasional Kijing.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Pontianak, Jumat (27/2/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan BUMN dalam mengoptimalkan peran Pelabuhan Kijing sebagai gerbang logistik internasional Kalimantan Barat.
Menurut Ria Norsan, keberadaan jalan tol akses pelabuhan merupakan kebutuhan mendesak. Tingginya aktivitas angkutan peti kemas dan alat berat yang saat ini masih melintasi jalan umum sering memicu kemacetan, terutama di jalur Pontianak–Mempawah, sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Dengan akses tol yang representatif, distribusi logistik akan lebih lancar dan aman. Pelabuhan Kijing bisa berfungsi optimal sebagai pusat ekspor-impor,” ujarnya.
Pembangunan jalan tol ini juga diyakini mampu menekan biaya logistik, sehingga produk unggulan Kalimantan Barat semakin kompetitif di pasar nasional maupun global.
Selain itu, beban lalu lintas di kawasan perkotaan dapat berkurang secara signifikan karena angkutan berat tidak lagi bercampur dengan kendaraan pribadi.
Baca Juga : Sekda Kalbar Targetkan 45 Persen Kepesertaan Jamsostek di 2026
Dalam rangka percepatan realisasi proyek, Pemprov Kalbar bersama Pelindo sepakat membuka peluang kerja sama investasi. Pemerintah daerah siap mendorong investor yang memiliki kesiapan teknis dan finansial agar proyek strategis ini segera terealisasi.
Sinergi antara Pemprov Kalbar dan Pelindo diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat transformasi infrastruktur daerah.
Dengan dukungan penuh pemerintah, pembangunan jalan tol menuju Pelabuhan Kijing diyakini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas dan daya saing ekonomi Kalimantan Barat.*
