BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, melakukan Safari Ramadan ke Masjid Miftahul Hidayah di Desa Sungai Enau, Kecamatan Kuala Mandor B, Selasa (10/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan sejumlah persoalan mendesak terkait kondisi fisik masjid serta legalitas yayasan yang menaunginya.
Saat meninjau langsung bangunan masjid, Sukiryanto mengungkapkan bahwa pembangunan rumah ibadah tersebut belum rampung meski telah berjalan sekitar lima tahun. Ia juga menemukan kondisi atap masjid yang masih bocor.
“Kondisinya cukup memprihatinkan, masjidnya juga masih bocor,” ujarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Sukiryanto menegaskan akan segera melaporkan temuan itu kepada Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Menurutnya, bupati telah berpesan agar setiap persoalan mendesak yang ditemukan selama kegiatan Safari Ramadan segera disampaikan untuk ditindaklanjuti.
“Nanti akan saya laporkan langsung ke Pak Bupati. Beliau berpesan jika ada hal yang bersifat darurat saat kita turun ke lapangan harus segera disampaikan,” jelasnya.
Selain persoalan fisik bangunan, Sukiryanto juga menyoroti status legalitas yayasan yang menaungi Masjid Miftahul Hidayah. Diketahui, yayasan tersebut belum terdaftar secara resmi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Menurutnya, tanpa status hukum yang jelas, masjid akan kesulitan mengakses bantuan hibah maupun program pemerintah di masa mendatang. Karena itu, ia menyatakan kesiapannya untuk membantu proses pengurusan perizinan hingga tuntas.
“Masjid ini belum memiliki yayasan yang terdaftar di Kemenkumham. Secara pribadi saya siap membantu menyelesaikan seluruh proses perizinannya,” tegasnya.
Baca Juga : Wabup Amru Chanwari Dorong Anak Sekolah Hingga Perguruan Tinggi
Di sela kegiatan Safari Ramadan, Sukiryanto juga memantau ketersediaan serta harga kebutuhan pokok masyarakat, khususnya elpiji subsidi 3 kilogram yang sempat dikabarkan langka di beberapa wilayah.
Dari hasil pengecekan di Desa Sungai Enau, harga gas melon masih terpantau stabil di kisaran Rp22.000 per tabung. Kondisi ini dinilai lebih baik dibandingkan temuan sebelumnya di wilayah lain.
“Alhamdulillah di sini harganya masih normal Rp22.000. Kemarin di Desa Puguk sempat ada yang mencapai Rp35.000, artinya distribusi di sini masih aman,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sendiri berkomitmen terus melakukan pengawasan distribusi serta menggelar operasi pasar murah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok hingga menjelang Lebaran.*
Sumber :
Prokopim KKR
