BERIKABARNEWS l SANGGAU – Sebuah kapal tambang pasir dilaporkan terbalik di perairan Sungai Kapuas, tepatnya di Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (13/3/2026) dini hari. Insiden tersebut menyebabkan tiga anak buah kapal (ABK) tenggelam.
Kapal bernama MV JH 07 itu terbalik saat sedang melakukan aktivitas penambangan pasir. Hingga kini, tim SAR gabungan telah menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian.
Korban pertama ditemukan oleh tim SAR sekitar pukul 11.43 WIB dalam kondisi mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi oleh petugas dan saat ini masih dalam proses identifikasi.
Korban tersebut ditemukan pada koordinat 0°14’8.30″S – 109°56’17.79″E atau sekitar 1,92 mil laut dari titik kapal terbalik.
Baca Juga : Rumah Petani Lansia di Pengkadan Kapuas Hulu Hangus Terbakar
Beberapa jam kemudian, tim SAR kembali menemukan korban kedua yang diketahui bernama Shang Mingde. Korban ditemukan sekitar pukul 13.08 WIB pada koordinat 0°14.067’S – 109°56.384’E atau sekitar 0,95 mil laut dari lokasi kejadian.
“Hingga saat ini satu korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan,” kata I Made Junetra.
Menurutnya, proses pencarian menghadapi kendala cukup berat karena arus Sungai Kapuas yang cukup deras. Kondisi tersebut membuat tim harus lebih berhati-hati saat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Tim SAR bersama instansi terkait terus melanjutkan operasi pencarian dengan harapan korban terakhir dapat segera ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga. (ing)
Sumber :
MC Sanggau
