BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Pontianak aman dan cukup untuk masyarakat. Hal ini disampaikan usai meninjau Terminal BBM Pertamina di Pontianak Utara, Kamis (19/3/2026) siang.
Pantauan langsung di lapangan menunjukkan antrean panjang di sejumlah SPBU, bahkan beberapa sempat kosong. Penyebabnya bukan kelangkaan, melainkan gangguan distribusi akibat kemacetan dan fenomena panic buying.
“Kami ingin memastikan stok BBM aman. Tadi kami lihat ada dua kapal tangki sedang mengisi BBM, baik Pertalite maupun Pertamax,” ujar Edi.
Pemerintah Kota Pontianak bersama Forkopimda mengawal distribusi BBM, terutama armada tangki yang menyalurkan pasokan ke SPBU, agar proses pengisian lebih cepat dan antrean dapat terurai.
“Kita kawal mobil tangki keluar-masuk agar SPBU yang kosong segera terisi dan tidak menimbulkan kemacetan,” tambahnya.
Edi juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli BBM berlebihan karena stok aman. Pihak SPBU diminta segera melakukan pengisian ulang untuk menjaga pelayanan tetap optimal.
Baca Juga : Lapangan Salat Id Depan Kantor Wali Kota Pontianak Mulai Dibersihkan
Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalbar, Widhi Tri Ardhi Hidayat, menjelaskan pihaknya telah menyiapkan armada mobil tangki secara intensif. Selain itu, volume pasokan BBM ditambah 20 persen untuk mengantisipasi lonjakan permintaan jelang mudik Lebaran.
“Banyak mobil tangki siap mengantar BBM ke SPBU. Masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Widhi.
Widhi juga menekankan pentingnya ketenangan masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. Distribusi BBM akan terus berjalan hingga kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“BBM akan terus dikirim ke SPBU di Kota Pontianak, jadi jangan panik,” pungkasnya.*
