BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang, menegaskan bahwa legislator harus berani dan berpihak pada rakyat saat membuka Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) anggota DPRD Fraksi Hanura di Novotel Pontianak, Jumat (1/4/2026) malam.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra.
Dalam pidatonya, OSO menekankan pentingnya kualitas, integritas, dan keberanian bagi 525 legislator Hanura dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Menurutnya, kemajuan daerah tidak ditentukan oleh jumlah anggota dewan, melainkan oleh kontribusi nyata yang diberikan kepada rakyat.
“Mulai saat ini saudara harus berkualitas dan berani. Berani menegakkan keadilan, menjunjung kejujuran, serta mengoreksi jalannya pemerintahan daerah demi kemakmuran masyarakat,” tegasnya.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia periode 2017–2019 itu juga menyoroti masih adanya anggota legislatif yang belum optimal menjalankan fungsi. Ia menyebut sebagian masih pasif dan belum maksimal dalam menyerap serta menyuarakan aspirasi rakyat.
“Banyak yang menjadi anggota DPR, tetapi tidak semuanya berkontribusi. Bahkan ada yang tidak mampu menyampaikan aspirasi dari hati nuraninya,” kritiknya.
Baca Juga : OSO Ajak Yusril dan Rocky Gerung Ngopi di Asiang

OSO menjelaskan, kondisi tersebut menjadi dasar bagi Hanura untuk memperkuat arah perjuangan dengan menekankan keberpihakan kepada daerah. Setiap anggota dewan, kata dia, memiliki tanggung jawab langsung terhadap daerah pemilihannya masing-masing.
“Hanya saudara yang bisa membela daerah saudara. Karena itu, yang dipilih harus benar-benar berjuang untuk kepentingan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberpihakan kepada rakyat harus diwujudkan melalui langkah konkret, seperti mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian daerah.
Selain itu, OSO mengingatkan agar jabatan sebagai anggota dewan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Ia menegaskan, kehadiran wakil rakyat harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga : Bimteknas Hanura Dongkrak Ekonomi Pontianak, Sektor Hotel hingga UMKM Bergeliat
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung kondisi global yang tidak menentu yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh kader Hanura hadir dengan keberanian dan tindakan nyata.
“Rakyat kita sedang mengalami kesulitan. Hanya dengan keberanian bertindak dan membela kepentingan daerah, saudara akan berarti,” ucapnya.
OSO juga mengingatkan bahwa tanpa keberanian, anggota dewan berpotensi menjadi sorotan negatif publik yang turut berdampak pada citra partai. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas dan konsistensi dalam berpihak kepada rakyat.
“Jangan sampai menjadi bahan ejekan. Saya tidak mau partai ini dipandang rendah,” tegasnya.
Baca Juga : Bimteknas Hanura Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Legislator Daerah
Ia turut mengingatkan bahwa setiap anggota dewan berada dalam pengawasan publik, terutama konstituen yang memilih mereka. Karena itu, kader Hanura diminta tidak melupakan rakyat setelah terpilih.
“Setiap hari saudara diperhatikan oleh rakyat. Saudara adalah orang-orang terpilih dan harus siap berjuang ke depan,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Kalbar Ria Norsan, akademisi sekaligus pengamat politik Rocky Gerung, serta Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya.
Selain itu, hadir pula para kepala daerah se-Kalimantan Barat yang didukung Hanura pada Pilkada 2024. Para tokoh tersebut dijadwalkan menjadi pemateri dalam Bimteknas guna meningkatkan kapasitas anggota DPRD Fraksi Hanura di seluruh Indonesia. (ndo)
