12 Awak Kapal Indonesia Ditahan di Miri

12 awak kapal Indonesia yang ditahan Maritim Malaysia di perairan Miri karena dokumen tidak lengkap.

BERIKABARNEWS l MIRI – Sebanyak 12 awak kapal asal Indonesia ditahan otoritas maritim Malaysia setelah kapal yang mereka operasikan diamankan di perairan Miri, Jumat siang (1/5/2026).

Penindakan dilakukan oleh Badan Penegakan Maritim Malaysia (Maritim Malaysia) Zona Maritim Miri terhadap sebuah kapal tunda (tugboat) yang menarik tongkang.

Kapal tersebut dihentikan di posisi sekitar 2,44 mil laut barat daya Kuala Miri karena diduga melanggar ketentuan dalam Ordonansi Perkapalan Saudagar (MSO) 1952.

Direktur Zona Maritim Miri, Mohd Khairol Anuar Saad, menjelaskan bahwa penahanan bermula dari inspeksi rutin di wilayah perairan tersebut.

Dalam pemeriksaan, kapal tidak mampu menunjukkan dokumen stabilitas kapal yang sah, yang merupakan syarat penting dalam menjamin keselamatan pelayaran.

“Hasil inspeksi menemukan kapal gagal menyerahkan dokumen stabilitas. Ini merupakan pelanggaran serius di bawah ordonansi yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga : Tanpa Dokumen Sah, 16 WNI Ditahan di Kuching

Ketiadaan dokumen tersebut membuat otoritas mengambil langkah tegas dengan menahan kapal untuk memastikan standar keselamatan maritim tetap dipatuhi oleh setiap kapal yang beroperasi di wilayah Malaysia.

Dari hasil pendataan, kapal tersebut diawaki oleh 12 orang warga negara Indonesia dengan rentang usia antara 24 hingga 55 tahun.

Seluruh awak kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kelengkapan dokumen operasional kapal.

Nakhoda kapal bersama satu orang kru telah diamankan untuk diserahkan kepada pegawai investigasi, sementara awak lainnya dimintai keterangan guna mendukung proses penyelidikan.

Baca Juga : Razia Imigrasi di Miri, 3 WNI Diamankan

Maritim Malaysia menegaskan akan terus meningkatkan patroli di wilayah perairan guna memastikan keamanan serta kepatuhan hukum.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku usaha pelayaran untuk selalu memastikan kelengkapan dokumen keselamatan sebelum berlayar, terutama saat melintas di perairan internasional.

Selain itu, otoritas juga mengimbau masyarakat dan para pelaut untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan maupun kondisi darurat di laut melalui jalur resmi yang tersedia.

Penahanan ini menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap standar teknis perkapalan, khususnya dokumen stabilitas kapal yang menjadi elemen vital dalam keselamatan pelayaran.

Baca Juga : WNI Bawa Narkoba Rp557 Juta Ditangkap di Serikin

Otoritas Malaysia menekankan bahwa setiap kapal yang beroperasi di wilayahnya wajib memenuhi ketentuan keselamatan guna mencegah risiko kecelakaan laut yang dapat membahayakan awak kapal maupun lingkungan maritim.*

Selundupkan Delapan WNI ke Malaysia, Pria Indonesia Berakhir di Balik Jeruji

BERIKABARNEWS l LUNDU – Aksi seorang warga negara...

Mahkamah Tinggi Malaysia menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada WNI berinisial R dalam kasus penyelundupan delapan warga negara Indonesia ke Sarawak.

Kalbar Diundang Tampilkan Produk Unggulan pada Ekspo Hasil Hutan Bukan Kayu Sarawak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Delegasi Kalbar diundang mengikuti Ekspo Hasil Hutan Bukan Kayu (NTFP) Zon Selatan di Plaza Merdeka, Kuching, Sarawak, Malaysia.

Jual Saldo Judi Online, WNI Asal Kalimantan Dihukum 3 Bulan Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi - Seorang WNI asal Kalimantan menjalani persidangan di Mahkamah Majistret Sarawak setelah ditangkap dalam Operasi Ops Dadu terkait penjualan saldo judi online.

APMM Sarawak Amankan Kapal Nelayan Indonesia, Dua WNI Jalani Pemeriksaan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia...

APMM Sarawak mengamankan kapal nelayan Indonesia tanpa registrasi di perairan utara Sarawak bersama dua WNI.

Diduga Curi Ikan di Perairan Sarawak, Empat Nelayan Indonesia Ditangkap APMM

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Empat nelayan asal Indonesia...

Petugas APMM mengamankan kapal yang mengangkut empat nelayan Indonesia yang diduga melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Sarawak, Malaysia.

AirBorneo Lepas Landas! Sarawak Kini Kendalikan Sendiri Konektivitas Udara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai penerbangan milik Pemerintah...

Pesawat AirBorneo, maskapai milik Pemerintah Sarawak, melakukan penerbangan perdana dari Kuching menuju Kuala Lumpur pada 20 Juli 2026.

berita terkini