BERIKABARNEWS l BALIKPAPAN – Di bawah kepemimpinan Ria Norsan, Provinsi Kalimantan Barat kembali menorehkan prestasi di tingkat regional. Pemerintah Provinsi Kalbar berhasil meraih dua penghargaan Terbaik I dari Kementerian Dalam Negeri dalam ajang Awarding Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan 2026, Selasa (5/5/2026).
Dua penghargaan tersebut diberikan atas capaian Kalbar dalam kategori Entrepreneur Government melalui inovasi creative financing serta keberhasilan dalam pengendalian inflasi daerah.
Penghargaan ini menjadi indikator bahwa kinerja pemerintah daerah berjalan efektif dan inovatif. Di tengah dinamika ekonomi global, Kalbar dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menghadirkan terobosan dalam pembiayaan pembangunan.
Salah satu indikatornya adalah tingkat inflasi yang tetap terkendali sepanjang 2026. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kalbar yang konsisten berada di atas 5 persen menunjukkan tren positif dalam penguatan ekonomi daerah.
Baca Juga : Kejar PAD, Wagub Krisantus Dorong Pelabuhan Kijing Segera Optimal
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta percepatan ekonomi digital. Kedua sektor ini dinilai berkontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ria Norsan menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Kalimantan Barat.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menekan angka kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,” ujarnya.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Lepas 1.858 Jemaah Haji Kalbar, Pesan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah
Ke depan, Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi pembiayaan dan meningkatkan kolaborasi lintas sektor. Upaya ini diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja dan memperluas dampak pembangunan hingga ke daerah.
Gubernur juga mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk menjadikan capaian ini sebagai standar baru dalam meningkatkan kualitas pembangunan.
“Kita tidak boleh cepat puas. Prestasi ini harus menjadi pemicu untuk terus berinovasi di daerah masing-masing,” tegasnya.*
