Sujiwo Akui Keuangan Kubu Raya Tertekan, Belanja Non-Prioritas Mulai Dipangkas

Bupati Kubu Raya Sujiwo memimpin rapat pembahasan perubahan APBD 2026 di Kantor Bupati Kubu Raya.

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tengah menghadapi tekanan keuangan daerah yang cukup berat akibat perubahan kebijakan pemerintah pusat dan percepatan transformasi digital yang terus berkembang.

Kondisi tersebut disampaikan langsung Bupati Kubu Raya Sujiwo usai memimpin rapat pembahasan revisi harga satuan dan persiapan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Pamong Praja I Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (26/5/2026).

Menurut Sujiwo, tekanan fiskal yang terjadi saat ini bukan hanya dialami Kabupaten Kubu Raya, tetapi juga dirasakan banyak pemerintah daerah di Indonesia. Bahkan, sejumlah daerah disebut mulai mengalami kesulitan memenuhi kewajiban belanja rutin.

“Kita bukan hanya menghadapi turbulensi digital, tapi juga badai kebijakan. Ini realita yang harus kita hadapi dengan siasat berbeda-beda. Dari Sabang sampai Merauke, banyak daerah merasakan hal yang sama, bahkan lebih parah,” ujar Sujiwo.

Baca Juga : Kubu Raya Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Sujiwo Tekankan Tata Kelola Keuangan Berkualitas

Untuk menjaga stabilitas keuangan daerah, Pemkab Kubu Raya mengambil langkah rasionalisasi anggaran dengan menurunkan ambang batas belanja daerah dari 3,5 persen menjadi 2,5 persen.

Selain itu, Sujiwo meminta seluruh kepala perangkat daerah melakukan evaluasi dan penghematan pada pos anggaran yang tidak berdampak langsung terhadap pelayanan masyarakat.

Beberapa langkah efisiensi yang menjadi perhatian Pemkab Kubu Raya di antaranya pengurangan belanja operasional internal kantor, pemangkasan anggaran konsumsi rapat, serta evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan anggaran selama tahun berjalan.

Menurut Sujiwo, kebijakan tersebut dilakukan agar fondasi keuangan daerah tetap terjaga dan penyusunan anggaran tahun berikutnya menjadi lebih kuat.

Baca Juga : Wabup Kubu Raya Dorong Perjuangan Nyata untuk Guru Honorer

Meski melakukan penghematan, Sujiwo memastikan hak pegawai terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tetap dibayarkan penuh tanpa pengurangan.

Ia mengaku sempat menerima usulan dari sejumlah kepala perangkat daerah agar efisiensi anggaran tidak menyasar program utama maupun TPP ASN. Menanggapi hal itu, Pemkab Kubu Raya memilih mempertahankan pembayaran TPP 100 persen.

“Kita tidak boleh patah arang. Saya tetap memberikan ruang untuk TPP, namun semua harus menyesuaikan dengan situasi,” tegasnya.

Namun demikian, Sujiwo tetap meminta seluruh perangkat daerah memperketat penggunaan anggaran dan fokus pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah tetap optimistis menghadapi tantangan kebijakan nasional dan terus beradaptasi dengan kondisi fiskal yang dinamis.*

 

Sumber :

Prokopim Kubu Raya

Wabup Kubu Raya Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo, Siap Disalurkan ke Masyarakat

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu...

Wabup Kubu Raya Sukiryanto menyerahkan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di halaman Kantor Bupati Kubu Raya.

Hilang Saat Naik Perahu, Warga Desa Sungai Alai Ditemukan Tak Bernyawa

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang warga Desa Sungai...

Tim gabungan mengevakuasi jasad warga Desa Sungai Alai yang ditemukan di Sungai Kapuas Kabupaten Sanggau.

Kubu Raya Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Sujiwo Tekankan Tata Kelola Keuangan Berkualitas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya...

Bupati Kubu Raya Sujiwo menerima LHP LKPD 2025 dengan opini WTP dari BPK RI Perwakilan Kalbar di Pontianak.

Tak Bisa Hindari Tikungan, Xpander dan Motor Tabrakan di Sekayam

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Kecelakaan lalu lintas antara...

Petugas kepolisian melakukan olah TKP kecelakaan antara Mitsubishi Xpander dan sepeda motor di tikungan Jalan Lintas Malenggang, Sekayam, Sanggau.

Wabup Kubu Raya Dorong Perjuangan Nyata untuk Guru Honorer

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu...

Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto membuka Konkerkab PGRI Kubu Raya 2026 dan membahas nasib guru honorer.

Api Lahap Rumah Warga di Lembah Beringin, Kerugian Rp150 Juta

SEKADAU – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di...

Kondisi rumah warga yang hangus terbakar di Dusun Lembah Beringin, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau.

berita terkini