Jangan Salah Pilih, Kenali Jenis Gigi Palsu dan Cara Merawatnya agar Tetap Awet

Dokter Gigi RSUD SSMA Pontianak memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai jenis gigi palsu dan cara perawatannya agar tetap bersih dan tahan lama.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kehilangan gigi dapat terjadi pada siapa saja, baik karena faktor usia, kecelakaan, maupun penyakit pada gigi dan gusi. Selain memengaruhi penampilan, kondisi ini juga dapat mengganggu fungsi mengunyah, berbicara, hingga memengaruhi susunan gigi lainnya jika tidak segera ditangani.

Dokter Gigi RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, drg. Benaidi, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memilih gigi palsu. Menurutnya, setiap jenis gigi palsu memiliki fungsi, kelebihan, dan indikasi yang berbeda sehingga pemilihannya harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan rongga mulut masing-masing pasien.

“Gigi palsu bukan hanya untuk memperbaiki penampilan, tetapi juga membantu mengembalikan fungsi mengunyah, berbicara, serta menjaga susunan gigi agar tidak bergeser akibat adanya gigi yang hilang,” ujar drg. Benaidi saat memberikan edukasi di RSUD SSMA Kota Pontianak, Kamis (16/7/2026).

Menurut drg. Benaidi, secara umum terdapat tiga jenis gigi palsu yang paling banyak digunakan, yakni gigi palsu lepasan, gigi palsu cekat (bridge), dan gigi palsu berbasis implan.

Gigi palsu lepasan menjadi pilihan yang relatif lebih terjangkau serta mudah dibersihkan karena dapat dilepas dan dipasang kembali. Sementara itu, gigi palsu cekat menawarkan kenyamanan dan stabilitas yang lebih baik karena dipasang secara permanen pada gigi penyangga.

Baca Juga : Demam Turun Bukan Berarti Sembuh, Waspadai Fase Kritis Dengue

Adapun gigi palsu berbasis implan dinilai paling kuat dan memiliki fungsi yang paling mendekati gigi asli. Meski demikian, pemasangannya memerlukan prosedur khusus serta harus mempertimbangkan kondisi tulang rahang, kesehatan mulut, dan kemampuan biaya pasien.

“Pemilihan jenis gigi palsu harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan mulut, kebutuhan, serta kemampuan biaya masing-masing pasien,” jelasnya.

Selain memilih jenis gigi palsu yang tepat, drg. Benaidi menekankan pentingnya perawatan rutin agar gigi palsu tetap bersih, nyaman digunakan, dan memiliki usia pakai yang lebih lama.

Ia menyarankan pengguna membersihkan gigi palsu setiap hari menggunakan sikat berbulu lembut dan cairan pembersih khusus. Bagi pengguna gigi palsu lepasan, gigi sebaiknya dilepas saat tidur dan direndam dalam air bersih atau larutan pembersih sesuai anjuran.

“Jangan menggunakan air panas karena dapat mengubah bentuk gigi palsu. Selain itu, kebersihan gusi, lidah, dan jaringan mulut juga harus tetap dijaga meskipun sudah menggunakan gigi palsu,” pesannya.

Baca Juga : Dinkes Kalbar Gandeng UM Pontianak Perkuat Ekosistem Kesehatan Daerah

Drg. Benaidi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba memperbaiki sendiri gigi palsu yang retak, longgar, atau rusak. Kondisi tersebut sebaiknya segera dikonsultasikan kepada dokter gigi agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Menurutnya, perbaikan yang dilakukan secara mandiri justru berisiko memperparah kerusakan dan mengganggu kesehatan rongga mulut.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak memilih jenis gigi palsu hanya karena mengikuti pengalaman orang lain.

“Setiap orang memiliki kondisi rongga mulut yang berbeda sehingga jenis perawatan yang dibutuhkan juga berbeda. Jangan lupa melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi meskipun tidak ada keluhan, karena kondisi gusi dan tulang rahang dapat berubah seiring waktu sehingga gigi palsu mungkin memerlukan penyesuaian,” pungkasnya.*

RSUD SSMA Edukasi Diabetes kepada Peserta Prolanis Puskesmas Perumnas II

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – RSUD Sultan Syarif Mohamad...

Edukator Diabetes RSUD SSMA, Siti Rahima Harahab, S.Kep, Ners, ketika memberikan edukasi pencegahan serta pengendalian penyakit Diabetes Melitus (DM) kepada peserta Prolanis.

Hari Stroke Sedunia 2026, Kenali Gejala Stroke Sejak Dini

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – RSUD Sultan Syarif Mohamad...

Dokter RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak memberikan edukasi tentang gejala dan pencegahan stroke dalam peringatan Hari Stroke Sedunia 2026.

RSUD SSMA Pontianak Edukasi Pegawai Dishub tentang Pencegahan Diabetes

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Rumah Sakit Umum Daerah...

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin Metabolik Diabetes RSUD SSMA Pontianak, Amanda Trixie Hardigaloeh, menyampaikan edukasi tentang pencegahan dan pengendalian diabetes melitus kepada pegawai Dinas Perhubungan Kota Pontianak.

Diare Anak Mengintai, Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kasus diare pada anak...

Perawat RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Afrilia memberikan edukasi tentang diare pada anak, (17/9/2026).

Waspada Diare Saat Kabut Asap, Jangan Abaikan PHBS

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Masyarakat diminta tidak hanya...

Apoteker RSUD SSMA Pontianak Fikri Destari memberikan edukasi pencegahan diare saat kabut asap.

‘Melangkah untuk Sehat’, RSUD SSMA Pontianak Ajak Warga Kenali Kondisi Tubuh

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – RSUD Sultan Syarif Mohamad...

Tim fisioterapis RSUD SSMA Pontianak melakukan skrining kebugaran dan keseimbangan dalam kegiatan “Melangkah untuk Sehat”.

berita terkini