Buka Rakernas ARSADA ke-16, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Reformasi RS Daerah Harus Jadi Aksi Nyata

Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka Rakernas ARSADA ke-16 di Hotel Novotel Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) ke-16 di Hotel Novotel Pontianak, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan berskala nasional tersebut menjadi momentum penting bagi para pengelola rumah sakit daerah dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.

Rakernas ARSADA ke-16 mengusung tema transformasi tata kelola dan reformasi pelayanan berbasis sumber daya manusia (SDM) serta pengelolaan keuangan rumah sakit daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa reformasi rumah sakit daerah harus diwujudkan melalui langkah nyata, bukan sekadar wacana atau kegiatan seremonial tahunan.

Ia meminta seluruh manajemen rumah sakit daerah untuk terus melakukan pembenahan, terutama dalam memangkas birokrasi yang dinilai masih berbelit sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan profesional.

“Harapan saya, Rakernas ini menghasilkan musyawarah dan mufakat yang dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata,” tegas Ria Norsan di hadapan peserta Rakernas.

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang responsif dan berkualitas menjadi faktor penting untuk meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit milik pemerintah.

Baca Juga : Terima Baleg DPR RI, Ria Norsan Tekankan Pentingnya RUU Masyarakat Adat

Ria Norsan juga menilai rumah sakit daerah harus mampu bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta melalui berbagai inovasi pelayanan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM, penguatan tata kelola keuangan, serta inovasi pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan pasien.

Peningkatan kompetensi tenaga medis maupun tenaga administrasi dinilai menjadi langkah utama agar pelayanan rumah sakit semakin cepat, ramah, dan profesional.

Selain itu, pengelolaan anggaran rumah sakit juga harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan efisien guna mendukung operasional pelayanan kesehatan.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Lewat Rakor PPID 2026

Dalam Rakernas ARSADA ke-16 tersebut, para peserta juga diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan dan solusi baru untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Melalui forum nasional itu, diharapkan tersusun peta jalan atau roadmap yang konkret dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan di seluruh daerah.

Rakernas ARSADA ke-16 di Pontianak pun menjadi bukti komitmen bersama antara pemerintah daerah dan pengelola rumah sakit dalam memperkuat sistem kesehatan nasional demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.*

Hotspot Karhutla Kalbar Nihil, Ria Norsan Minta Kewaspadaan Tetap Ditingkatkan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Jumlah titik panas (hotspot)...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan meski titik panas tercatat nihil.

Pemprov Kalbar Permanenkan Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Kapuas I

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin rapat koordinasi penetapan permanen rekayasa lalu lintas angkutan barang di Duplikasi Jembatan Kapuas I.

Ria Norsan: Perubahan IAIN Pontianak Menjadi UIN Buka Peluang Pendidikan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri agenda alih status IAIN Pontianak menjadi UIN untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalbar.

Ilham Dharma Putra Wakili Kalbar di Duta Pariwisata Indonesia 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ilham Dharma Putra akan...

Ilham Dharma Putra, Duta Pariwisata Kalimantan Barat 2026, yang akan berlaga di ajang Duta Pariwisata Indonesia di Bali. (Foto: instagram.com/ilhdra)

Pemprov Kalbar Susun Aturan Perladangan untuk Cegah Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka konsultasi publik Rancangan Pergub tentang Perladangan Berbasis Kearifan Lokal untuk memberikan kepastian hukum bagi peladang dan mencegah karhutla.

Dari Ruang Belajar hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – PT Permodalan Nasional Madani...

Kegiatan PNM PKU Akbar bertema Budaya Lestari Usaha Berseri untuk mendukung perempuan pelaku usaha di Pontianak.

berita terkini