Singkawang Kembali Semarak, Festival Bakcang 2026 Resmi Dibuka

Festival Bakcang Singkawang 2026 resmi dibuka Wali Kota Tjhai Chui Mie di halaman Kantor Wali Kota Singkawang.

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Kota Singkawang kembali semarak dengan gelaran budaya tahunan yang sarat makna. Wali Kota Tjhai Chui Mie resmi membuka Festival Bakcang Singkawang 2026 di halaman Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (19/6/2026).

Pembukaan festival berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat serta wisatawan. Festival ini kembali menjadi magnet yang menarik perhatian pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah, sekaligus mempertegas identitas Singkawang sebagai salah satu kota budaya di Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa Festival Bakcang bukan sekadar perayaan tahunan masyarakat Tionghoa. Menurutnya, festival ini merupakan bentuk pelestarian warisan budaya leluhur yang sarat nilai sejarah, kebersamaan, dan harmoni dalam keberagaman.

“Festival ini menjadi momentum penting untuk terus menjaga tradisi sekaligus memperkuat semangat toleransi yang selama ini menjadi identitas Singkawang,” ujarnya.

Pemerintah Kota Singkawang terus berupaya memperkuat posisi daerah ini sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Kalimantan Barat.

Salah satu daya tarik utama dalam Festival Bakcang adalah tradisi Ng Shi Shui, yakni ritual mandi atau saling menyiram air yang telah menjadi bagian khas dari perayaan bakcang di Singkawang.

Tradisi ini selalu menjadi agenda yang paling dinanti karena menghadirkan suasana meriah sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Baca Juga : Festival 1000 Bakcang Pontianak, Wako Edi Dorong Bakcang Jadi Kuliner Khas

Selain tradisi budaya tersebut, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan partisipasi masyarakat dari berbagai kalangan.

Rangkaian acara Festival Bakcang Singkawang 2026 meliputi Bakcang Run, lomba Xiang Qi atau catur gajah, lomba makan bakcang, Water War (Ng Shi Shui), hingga panggung hiburan rakyat yang menampilkan seni musik dan pertunjukan budaya.

Beragam kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat citra Singkawang sebagai kota yang kaya akan tradisi dan keberagaman budaya.

Tak hanya berdampak pada sektor pariwisata, Festival Bakcang juga dinilai memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Meningkatnya kunjungan wisatawan selama festival berlangsung turut mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor, mulai dari kuliner, industri kreatif, perhotelan, hingga transportasi.

Baca Juga : Buka Festival Bakcang Pontianak 2026, Gubernur Ria Norsan Ajak Rawat Keberagaman

Menurut Tjhai Chui Mie, festival budaya berskala besar memiliki efek berganda yang signifikan bagi perekonomian daerah.

“Festival budaya tidak hanya berperan menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM dan industri kreatif memperoleh ruang yang lebih luas untuk memperkenalkan serta meningkatkan daya saing produk mereka,” katanya.

Pemerintah Kota Singkawang berharap Festival Bakcang Singkawang 2026 dapat terus menjadi penggerak ekonomi kreatif sekaligus memperkuat pesan bahwa Singkawang merupakan kota yang aman, hangat, dan harmonis dalam merayakan keberagaman.*

Diskominfo Pontianak Salurkan 2.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gajah Mada

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Dinas Komunikasi dan Informatika...

Diskominfo Kota Pontianak menyalurkan 2.000 liter air bersih kepada warga Gajah Mada 5 di tengah musim kemarau.

Edi Kamtono Dorong Generasi Muda Melek Politik dan Berintegritas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menjadi pembicara di Sekolah Politik Pontianak 2026 di Teater 1 Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura, Jumat (18/9/2026).

Perubahan APBD Pontianak 2026 Capai Rp2,156 Triliun, Fokus Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak bersama...

Wali Kota Pontianak menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna di DPRD Pontianak, Jumat (18/9/2026).

Seng Hie Ditata, Retribusi Pelabuhan Mulai Didorong Cashless

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mulai...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau Pelabuhan Seng Hie, Jumat (18/9/2026) pagi.

Tekan Risiko Karhutla, Pemkot Pontianak Dorong Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mendorong...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menandatangani pernyataan komitmen dalam agenda Expose dan FGD Pencegahan dan Penanganan Karhutla secara Komprehensif, Holistik dan Integral di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Pemkot Pontianak Latih 41 Pelaku UMKM dan Penyelia Halal Terapkan SJPH

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak melatih...

Kepala Diskumdag Kota Pontianak Ibrahim menghadiri pelatihan SJPH bagi pelaku UMKM di Aula Kantor Bank Indonesia Lama, Kamis (17/9/2026).

berita terkini