BERIKABARNEWS l PONTIANAK – PLN ULP Pontianak Kota mengumumkan jadwal pemadaman bergilir yang akan berlangsung pada Sabtu (4/7/2026). Penghentian sementara pasokan listrik ini dilakukan sebagai bagian dari pengaturan operasi sistem kelistrikan akibat gangguan teknis pada pembangkit yang berdampak pada pasokan daya di sejumlah wilayah Kota Pontianak.
Kebijakan pemadaman bergilir ini diambil untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan secara keseluruhan sekaligus mencegah terjadinya gangguan yang lebih besar, termasuk potensi pemadaman total.
PLN memastikan langkah tersebut merupakan upaya teknis agar keandalan pasokan listrik tetap terjaga selama proses pemulihan berlangsung.
Berdasarkan informasi dari PLN ULP Pontianak Kota, pemadaman bergilir dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih enam jam, mulai pukul 08.30 WIB hingga 14.30 WIB.
Masyarakat diminta melakukan persiapan, terutama bagi pelanggan yang aktivitas sehari-harinya sangat bergantung pada pasokan listrik, baik untuk kebutuhan rumah tangga, usaha, maupun pelayanan publik.
Baca Juga : Terima Keluhan Warga, Wako Edi Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik
Sejumlah kawasan di Kota Pontianak masuk dalam wilayah terdampak pemadaman bergilir. Area tersebut meliputi Jalan RA Kartini, Jalan AR Hakim, Jalan Nurali, serta Jalan Jenderal Urip dan sekitarnya.
Selain itu, pemadaman juga akan dirasakan di kawasan Jalan Nusa Indah, Jalan Meranti, dan Jalan HOS Cokroaminoto.
Wilayah lain yang turut terdampak mencakup Jalan St. Abdurahman, Jalan KS Tubun atau area PCC, Jalan Merdeka, Jalan Pak Kasih, hingga kawasan Pelabuhan. Pengaturan operasi sistem juga berlaku di Jalan Swadaya, Jalan Tunas Harapan, Jalan Penjara, area sekitar STIMIK, serta kawasan Kampus Untan dan sekitarnya.
PLN ULP Pontianak Kota menegaskan bahwa seluruh sumber daya terus dikerahkan untuk mempercepat penanganan gangguan teknis. Proses pemulihan dilakukan secara maksimal agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat kembali normal sesegera mungkin.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat pemadaman bergilir ini. Masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi yang terjadi serta menyesuaikan aktivitas selama proses pemulihan berlangsung.*
