BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 90 mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) mengunjungi proyek Kuching Urban Transportation System (KUTS) di Sarawak, Malaysia. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat langsung teknologi Autonomous Rapid Transit (ART) yang dikembangkan sebagai bagian dari sistem transportasi publik modern.
Didampingi empat dosen, rombongan mahasiswa Polnep meninjau sejumlah fasilitas KUTS. Lokasi yang dikunjungi meliputi depo ART di Rembus, Kota Samarahan, Stasiun ART North Bank, serta fasilitas manufaktur beton pracetak (precast concrete) milik kontraktor Sarawak Metro.
Melalui kunjungan lapangan ini, mahasiswa mendapat gambaran langsung mengenai teknologi, metode konstruksi, dan pengelolaan proyek transportasi berskala besar.
Baca Juga : Akses Sarawak-Kalbar Bakal Makin Mudah, ICQS Serikin Rampung 2027
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Fakultas Teknik Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) sebagai bagian dari program pertukaran akademis dan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan.
Selama berada di lokasi proyek, mahasiswa mempelajari berbagai aspek teknis KUTS, mulai dari perencanaan dan desain sistem transportasi publik, metode konstruksi, manajemen proyek, hingga penerapan inovasi teknik sipil dalam teknologi ART.
Pengalaman langsung tersebut diharapkan memperluas pemahaman mahasiswa mengenai proses pembangunan serta tantangan dalam mengembangkan infrastruktur transportasi modern.
Baca Juga : Sarawak Dorong Percepatan Izin Bus Lintas Negara Kuching–Putussibau
Chief Executive Officer (CEO) Sarawak Metro Mazli Mustaffa menyambut positif kunjungan mahasiswa Polnep. Menurutnya, ketertarikan perguruan tinggi dari luar Sarawak untuk mempelajari proyek KUTS secara langsung menjadi inspirasi bagi tim Sarawak Metro.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang teknik sipil.
Sarawak Metro juga berharap para calon insinyur muda itu dapat menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kunjungan untuk mendukung pembangunan infrastruktur di daerah asal masing-masing.*
