BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Tim gabungan TNI, Polri, dan masyarakat melakukan penyisiran dan pendinginan lahan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Karya Mulia 1, Desa Teluk Batang Utara, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (27/8/2026).
Penanganan karhutla dilakukan melalui pengecekan lapangan (groundcheck) untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Operasi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.
Sebanyak 5 personel Polsek Teluk Batang, 7 personel BKO Brimob Polda Bali, 15 personel BKO Yon TP Banyuwangi, dan 5 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) diterjunkan ke lokasi.
Baca Juga : 30 Personel Brimob Polda Bali Tiba, Perkuat Penanganan Karhutla Kayong Utara
Hasil pengecekan menunjukkan lahan yang terbakar merupakan lahan tidur dengan lapisan gambut tebal dan ditumbuhi vegetasi akasia. Luas area yang terdampak karhutla diperkirakan mencapai 50 hektare.
Petugas kemudian melakukan pendinginan dengan menyiram titik-titik bara yang masih berada di dalam tanah gambut. Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya kembali kobaran api.
Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan satu unit truk Yonif TNI, tujuh sepeda motor operasional, dua mesin pemadam Robin, serta tiga gulung selang berukuran masing-masing 50 meter.
Selain melakukan pendinginan, petugas juga memantau dan mendata perkembangan area yang terdampak kebakaran.
Baca Juga : Hotspot Muncul di Simpang Hilir Kayong Utara, Polisi Kerahkan Water Bombing
Proses pendinginan di lokasi menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air dan hembusan angin yang cukup kencang. Namun, koordinasi antara TNI, Polri, dan masyarakat membuat kondisi di lokasi dapat dikendalikan.
Polsek Teluk Batang selanjutnya akan meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Desa Teluk Batang Utara, masyarakat, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), BPBD Kayong Utara, dan Koramil untuk mencegah munculnya titik panas baru.
Patroli dan pemantauan juga akan diperkuat. Masyarakat turut dilibatkan untuk mencegah aktivitas yang berpotensi memicu karhutla di wilayah tersebut.*
