BERIKABARNEWS l PUTUSSIBAU – Korsleting listrik diduga menjadi pemicu kebakaran rumah kayu milik anggota TNI di Dusun Tanjung Pandan, Desa Sibau Hulu, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Sabtu (19/9/2026).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.20 WIB dan menghanguskan rumah milik Koptu Sriono, anggota TNI yang sedang bertugas di Lamandau, Kalimantan Tengah. Rumah tersebut dikontrak oleh Jamaludin (52), seorang petani.
Kebakaran pertama kali diketahui Abdel, anak penghuni rumah. Saat berada di teras, ia melihat asap tebal keluar dari kamar bagian depan.
Abdel sempat berusaha memadamkan api menggunakan air. Namun, kobaran api dengan cepat membesar karena bangunan rumah sebagian besar terbuat dari kayu.
Kondisi cuaca yang terik selama musim kemarau serta hembusan angin kencang turut membuat api cepat merambat ke bagian lain bangunan.
Baca Juga : Kecelakaan Maut Sanggau, Truk Tangki Tabrak Pickup 1 Orang Tewas
Melihat api semakin membesar, Abdel meminta bantuan warga sekitar. Ia juga menghubungi layanan Call Center 110 Polres Kapuas Hulu.
Personel Polsek Putussibau Utara yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran gabungan.
Pemadaman melibatkan sejumlah unsur. Polres Kapuas Hulu mengerahkan satu unit mobil AWC Water Cannon.
TNI dan BPBD Kapuas Hulu masing-masing menurunkan satu unit mobil pemadam. Sementara itu, Yayasan Bakti Suci Putussibau mengerahkan dua unit mobil pemadam dan PT ASK mengirimkan satu unit mobil pemadam.
Berkat kerja sama petugas dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian, yakni pada pukul 12.20 WIB.
Setelah kebakaran berhasil dikendalikan, petugas mengamankan lokasi kejadian dan memasang garis polisi atau police line.
Baca Juga : Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Toilet Rumah Pelangi Kubu Raya
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Saat kejadian, Jamaludin bersama istri dan anak keduanya sedang berada di kebun untuk menanam sayuran.
Akibat kebakaran, seluruh barang berharga yang berada di dalam rumah tidak sempat diselamatkan. Kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan saksi, api diduga berasal dari gangguan atau korsleting arus pendek listrik di area kamar depan.
Meski dugaan korsleting menjadi salah satu temuan awal, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama kebakaran.
Polres Kapuas Hulu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah maupun lahan, terutama selama musim kemarau.
Masyarakat yang menemukan situasi darurat dapat segera menghubungi layanan bebas pulsa Call Center 110 Polri.*
