Hotspot Karhutla Kalbar Nihil, Ria Norsan Minta Kewaspadaan Tetap Ditingkatkan

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan meski titik panas tercatat nihil.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kalimantan Barat (Kalbar) tercatat nihil per Rabu (28/10/2026). Meski perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menunjukkan hasil positif, kewaspadaan tetap perlu diperkuat untuk mencegah munculnya titik api baru.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) terus mengintensifkan pemantauan dan deteksi dini agar kondisi tersebut dapat dipertahankan. Langkah ini dinilai penting mengingat potensi kebakaran masih perlu diantisipasi di berbagai wilayah.

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari pemadaman, pendinginan area terdampak, hingga pemantauan di lapangan.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Permanenkan Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Kapuas I

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah pusat, TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, dan masyarakat berperan penting dalam mengendalikan kebakaran serta mencegah dampak asap meluas.

“Kondisi ini merupakan hasil kerja keras bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mempertahankan situasi ini dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar, serta segera melapor jika menemukan indikasi kebakaran,” ujar Ria Norsan.

Pemprov Kalbar juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca masih perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan karhutla.

Hotspot karhutla Kalbar tercatat nihil pada 28 Oktober 2026.
Hotspot karhutla Kalbar tercatat nihil pada 28 Oktober 2026.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan berpotensi turun di sejumlah wilayah Kalbar hingga 2 November 2026.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Susun Aturan Perladangan untuk Cegah Karhutla

Namun, sebaran curah hujan diperkirakan tidak merata. Karena itu, petugas dan masyarakat diminta tetap menjaga kesiapsiagaan meskipun jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi saat ini tercatat nihil.

Pemprov Kalbar berkomitmen melanjutkan edukasi kepada masyarakat, patroli untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini, serta menyiapkan langkah penanganan cepat apabila ditemukan titik api.

Upaya tersebut diharapkan dapat mempertahankan kondisi nihil hotspot sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan kembali meluas di Kalimantan Barat.*

Pemprov Kalbar Permanenkan Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Kapuas I

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin rapat koordinasi penetapan permanen rekayasa lalu lintas angkutan barang di Duplikasi Jembatan Kapuas I.

Ria Norsan: Perubahan IAIN Pontianak Menjadi UIN Buka Peluang Pendidikan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri agenda alih status IAIN Pontianak menjadi UIN untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalbar.

Ilham Dharma Putra Wakili Kalbar di Duta Pariwisata Indonesia 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ilham Dharma Putra akan...

Ilham Dharma Putra, Duta Pariwisata Kalimantan Barat 2026, yang akan berlaga di ajang Duta Pariwisata Indonesia di Bali. (Foto: instagram.com/ilhdra)

Pemprov Kalbar Susun Aturan Perladangan untuk Cegah Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka konsultasi publik Rancangan Pergub tentang Perladangan Berbasis Kearifan Lokal untuk memberikan kepastian hukum bagi peladang dan mencegah karhutla.

Dari Ruang Belajar hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – PT Permodalan Nasional Madani...

Kegiatan PNM PKU Akbar bertema Budaya Lestari Usaha Berseri untuk mendukung perempuan pelaku usaha di Pontianak.

APBD Kalbar 2027 Fokus pada Enam Prioritas Pembangunan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyampaikan Nota Penjelasan Ranperda APBD Kalbar 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar di Pontianak.

berita terkini