Meta Resmi Hadirkan Opsi Facebook dan Instagram Tanpa Iklan, Tarif Mulai Rp60 Ribu

Meta umumkan layanan Facebook dan Instagram tanpa iklan di Inggris. (unsplash.com/@shutter_speed_)

BERIKABARNEWS l – Meta, perusahaan teknologi milik Mark Zuckerberg, resmi mengumumkan opsi Facebook dan Instagram bebas iklan bagi pengguna di Inggris. Layanan ini dihadirkan sebagai respons atas peringatan regulator terkait praktik iklan yang dipersonalisasi.

Tarif Berlangganan Facebook dan Instagram

Meta menetapkan biaya berlangganan Rp60 ribu per bulan (£2,99) untuk pengguna web, dan Rp80 ribu per bulan (£3,99) untuk pengguna ponsel. Jika akun terhubung, pengguna hanya perlu membayar satu biaya bulanan untuk mengakses kedua platform tanpa iklan.

“Ini akan memberi pengguna di Inggris pilihan antara tetap menggunakan Facebook dan Instagram secara gratis dengan iklan, atau berlangganan agar bebas iklan,” jelas Meta dalam pernyataannya.

Layanan ini dijadwalkan meluncur beberapa minggu mendatang. Bagi pengguna yang tidak berlangganan, iklan tetap akan ditampilkan.

Regulasi dan Denda di Uni Eropa

Sebelumnya, Meta sudah menawarkan layanan serupa di Uni Eropa (UE). Namun, kebijakan itu menuai kritik dari Komisi Eropa karena dianggap melanggar Undang-Undang Pasar Digital.

Akibatnya, Meta dijatuhi denda sebesar Rp3,4 triliun (€200 juta) pada tahun ini. Komisi Eropa menilai Meta seharusnya menyediakan versi gratis yang hanya menggunakan data dasar seperti jenis kelamin, usia, dan lokasi, tanpa memanfaatkan detail pribadi untuk iklan bertarget.

Baca Juga : Meta Rilis Vibes, Fitur Video AI Baru untuk Instagram dan Facebook

Dukungan Regulator di Inggris

Kantor Komisaris Informasi (ICO) Inggris menyambut baik langkah Meta menghadirkan layanan bebas iklan.

“Langkah ini menjauhkan Meta dari praktik menjadikan iklan bertarget sebagai syarat standar penggunaan Facebook dan Instagram, yang tidak sesuai hukum Inggris,” ujar juru bicara ICO.

Sebelumnya, ICO juga menegaskan bahwa pengguna internet harus memiliki opsi “opt out” dari penggunaan data pribadi mereka. Pernyataan ini muncul setelah Meta menyelesaikan kasus hukum dengan Tanya O’Carroll, aktivis HAM yang menuduh perusahaan melanggar undang-undang data Inggris.

Perbedaan Regulasi Inggris dan Uni Eropa

Menurut Gareth Oldale, mitra di firma hukum TLT, dukungan ICO terhadap opsi langganan Meta menunjukkan adanya perbedaan sikap antara Inggris dan Uni Eropa.

“Posisi ini jelas pro-bisnis dan sejalan dengan arah pemerintah Inggris untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Namun, hal ini sekaligus memperlebar perbedaan dengan Uni Eropa,” kata Oldale.

Layanan Meta Bebas Iklan Tidak Tersedia di Indonesia

Meta menegaskan bahwa opsi bebas iklan hanya diluncurkan untuk pengguna di Uni Eropa (UE), Area Ekonomi Eropa (EEA), Swiss, dan kini Inggris. Peluncuran layanan berbayar ini untuk mematuhi regulasi privasi ketat seperti General Data Protection Regulation (GDPR), yang membatasi penggunaan data pribadi tanpa persetujuan pengguna.

Sementara itu, di Indonesia, pengguna masih mengakses Facebook dan Instagram secara gratis dengan dukungan iklan. Meta hanya menawarkan layanan berbayar Meta Verified, yang memberikan lencana verifikasi akun dengan biaya bulanan, namun tidak menghapus iklan dari platform. *

 

The Guardian

Kru Artemis II Kembali ke Bumi, NASA Siap Lanjut ke Misi Bulan Berikutnya

BERIKABARNEWS l – Kru misi Artemis II akhirnya...

Pemandangan Bulan dari misi NASA.

Meta Rilis Muse Spark, AI ‘Superintelijen’ Andalan Zuckerberg

BERIKABARNEWS l – Meta Platforms resmi meluncurkan model...

CEO Meta Mark Zuckerberg memperkenalkan Muse Spark, model AI superintelijen terbaru untuk platform digital Meta.

Google Perketat Gemini AI Usai Gugatan, Fitur Kesehatan Mental Diperbarui

BERIKABARNEWS l – Perusahaan teknologi Google resmi memperbarui...

Google perketat keamanan AI Gemini 2026.

Astronot Artemis 2 Saksikan Cekungan Orientale Bulan

BERIKABARNEWS l – Dunia antariksa kembali mencatat sejarah....

Pemandangan Cekungan Orientale di Bulan yang diamati langsung oleh astronot Artemis 2 dari pesawat Orion.

NASA Kembali ke Bulan, Artemis 2 Ukir Sejarah Baru Antariksa

BERIKABARNEWS l – NASA kembali mencatat tonggak penting...

Peluncuran kapsul Orion dalam misi Artemis 2 menuju orbit Bulan.

Baltimore Gugat xAI, Chatbot Grok Picu Kontroversi

BERIKABARNEWS l BALTIMORE – Kontroversi teknologi kecerdasan buatan...

Ilustrasi chatbot Grok milik xAI yang memicu kontroversi hingga digugat Baltimore.

berita terkini