Perkuat Layanan Instant Commerce, Alibaba Investasi Rp4,4 Triliun di Taobao

Alibaba investasi Rp4,4 triliun di Taobao untuk perkuat layanan instant commerce di Tiongkok. (unsplash.com/@daisy0914)

BERIKABARNEWS l HANGZHOU – Raksasa teknologi Alibaba Group Holding mengumumkan investasi besar senilai 2 miliar yuan atau sekitar Rp4,4 triliun (US$281 juta). Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat layanan instant commerce dan memperluas jaringan convenience store Taobao di seluruh Tiongkok.

Melalui unit bisnis Taobao Shangou, Alibaba akan memodernisasi ribuan toko ritel yang sudah ada dengan sistem digitalisasi dan dukungan logistik berbasis teknologi.

Inisiatif ini tidak berfokus pada pembangunan toko baru, tetapi pada pemberian “perawatan digital” yang memungkinkan toko mitra beroperasi lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan konsumen.

Dukungan Digital dan Penguatan Rantai Pasok

Manajer Umum Taobao Shangou, Hu Qiugen, menjelaskan bahwa para mitra ritel akan mendapatkan dukungan rantai pasokan digital dari platform grosir 1688.com milik Alibaba. Selain itu, mereka juga akan memperoleh panduan pengelolaan stok dan pengadaan barang melalui platform Aoxiang.

“Kami ingin menciptakan pengalaman belanja yang lebih cepat dan efisien. Setiap toko mitra akan didukung teknologi untuk menyediakan layanan 24 jam dengan pengiriman hanya dalam 30 menit,” ujar Hu pada peluncuran program di Hangzhou.

Alibaba menargetkan ekspansi convenience store Taobao di lebih dari 200 kota besar di Tiongkok daratan. Gelombang pertama toko resmi telah diluncurkan di Hangzhou dan Nanjing pada Sabtu (2/11).

Alibaba Perkuat Persaingan di Sektor Instant Commerce

Langkah investasi ini menjadi strategi Alibaba dalam memperluas pangsa pasar instant commerce, sektor yang kini berkembang pesat di Tiongkok. CEO Alibaba, Eddie Wu Yongming, menyebut bahwa jumlah pengguna aktif Taobao Shangou terus meningkat dengan lebih dari 300 juta pengguna bulanan dan 120 juta pesanan harian pada Agustus lalu.

Dengan strategi baru ini, Alibaba memperketat persaingan dengan dua pemain besar lain — Meituan dan JD.com — yang juga memperluas layanan pengiriman cepat mereka. Meituan dilaporkan telah menggandeng lebih dari 10.000 merek dan memiliki 500 juta pengguna aktif di sektor yang sama.

Baca Juga : Disney Hapus Jaringan dari YouTube TV Usai Gagal Capai Kesepakatan Lisensi

Prospek Pasar dan Fokus ke Depan

Pasar instant commerce Tiongkok diperkirakan akan mencapai nilai 2 triliun yuan dalam beberapa tahun mendatang. Dengan investasi besar di Taobao, Alibaba menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem ritel digital yang saling menguntungkan antara pelaku usaha lokal dan konsumen.

“Kami ingin membangun sistem bisnis yang berkelanjutan, di mana teknologi dan toko lokal dapat tumbuh bersama,” tutup Hu Qiugen. *

 

Sumber : 

Scmp.com

SpaceX Uji Starship Terbaru, 20 Satelit Starlink V3 Berhasil Diterbangkan

BERIKABARNEWS l TEXAS – SpaceX kembali mencatat kemajuan...

Roket Starship milik SpaceX lepas landas dari Starbase, Texas, dalam uji penerbangan ke-13 yang membawa 20 satelit Starlink V3 ke ruang suborbital.

Meta Bikin Pengguna Quest Makin Betah, Xbox Game Pass Kini Jadi Bagian Horizon+

BERIKABARNEWS l – Meta Platforms semakin memperkuat ekosistem...

Pengguna Meta Quest dapat memainkan game Xbox Game Pass melalui layanan Meta Horizon+ dengan dukungan cloud gaming.

Google Bersiap Ubah Peta AI Lewat Chip Frozen v2 Berbasis Gemini

BERIKABARNEWS l – Google dilaporkan tengah menyiapkan lompatan...

Ilustrasi chip AI Google Frozen v2 berbasis Gemini yang dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi komputasi di pusat data.

Bermodal PC Bekas Rp2 Juta, Ibrahim Al Abrar Raih Apresiasi NASA Berkat Temuan Celah Keamanan

BERIKABARNEWS l BOYOLALI – Prestasi membanggakan datang dari...

Ibrahim Al Abrar, siswa SD asal Boyolali, menerima apresiasi dari NASA setelah menemukan celah keamanan pada domain publik.

Apple Gugat OpenAI, Dugaan Penyalahgunaan Rahasia Dagang Jadi Sorotan

BERIKABARNEWS l – Persaingan di industri kecerdasan buatan...

Ilustrasi logo - Gugatan Apple terhadap OpenAI terkait dugaan penyalahgunaan rahasia dagang di industri kecerdasan buatan.

China Berhasil Mendaratkan Roket Reusable Pertama untuk Dukung Misi ke Bulan

BERIKABARNEWS l HAINAN – China mencatat tonggak baru...

Roket Long March-10B milik China berhasil mendarat menggunakan sistem jaring di platform laut setelah menyelesaikan peluncuran dari Wenchang, Hainan.

berita terkini