Pemprov Kalbar Perkuat Strategi 4K untuk Jaga Stabilitas Harga Jelang Nataru

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan saat memimpin High Level Meeting Strategi 4K menjelang Nataru 2025 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar. (instagram.com/adpim.provkalbar)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok. Upaya ini dilakukan melalui penerapan Strategi 4K: Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, dalam High Level Meeting Strategi 4K yang digelar di Aula Keriang Bandong, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Rabu (12/11/2025). Pertemuan turut dihadiri Forkopimda, kepala daerah se-Kalbar, dan perangkat daerah terkait.

Wagub menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas harga menjelang Nataru, ketika konsumsi masyarakat umumnya meningkat.

“Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk menyatukan strategi pengendalian inflasi di seluruh daerah Kalimantan Barat agar stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga,” ujarnya.

Strategi ini juga mengacu pada Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2025–2027 yang ditetapkan oleh TPIP melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Roadmap tersebut mendukung pencapaian sasaran inflasi nasional sebesar 2,5% ± 1% sesuai PMK Nomor 31/PMK.010/2024.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Kukuhkan FORMAJAKON 2025–2030 dan Gelar Forum Jasa Konstruksi

TPID Provinsi Kalbar telah merampungkan penyusunan peta jalan pengendalian inflasi daerah dan menunggu penetapan resmi. Implementasinya tetap fokus pada empat aspek utama dalam Strategi 4K.

Wagub memaparkan bahwa inflasi Kalimantan Barat selama 2025 berada pada level yang stabil. Pada Oktober 2025:

  • Inflasi y-on-y: 2,07%
  • Inflasi m-to-m: 0,17%
  • Inflasi y-to-d: 1,33%

Kabupaten Ketapang tercatat memiliki inflasi tertinggi (3,06%), sementara Kota Pontianak menjadi yang terendah (1,58%).

Menurut kajian BPS, penyumbang utama inflasi berasal dari kelompok makanan, seperti beras, daging ayam ras, dan produk hortikultura, serta kenaikan tarif transportasi udara dan LPG rumah tangga.

Menutup arahannya, Wagub Krisantus mengapresiasi kerja sama antar daerah dalam menjaga rantai pasok kebutuhan pokok di Kalimantan Barat.

“Penguatan rantai distribusi dan ketersediaan harus menjadi baseline TPID dalam menentukan langkah strategis. Kerja sama antar daerah perlu ditindaklanjuti secara cepat,” tegasnya. *

 

Sumber :

MC Kalbar/InfoPublik.id

Gubernur Ria Norsan Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas untuk Kemajuan Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat membuka PKN Tingkat II dan meluncurkan Corporate University Kalbar di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar.

Krisantus Buka Program PEKA, Dorong Ibu Ahli Waris Bangkit secara Ekonomi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan membuka Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan di Pontianak.

Gubernur Ria Norsan Tegaskan Semangat Proklamasi Jadi Energi Membangun Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama jajaran menyaksikan detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI.

HUT ke-81 RI, Ria Norsan Serahkan Remisi untuk Warga Binaan Lapas Pontianak

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyerahkan SK remisi HUT ke-81 RI kepada warga binaan Lapas Kelas IIA Pontianak di Kabupaten Kubu Raya, Senin (17/8/2026).

Ria Norsan Soroti Hilangnya Pelajaran Sejarah, Dorong Generasi Muda Ingat Perjuangan Bangsa

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Senin (17/8/2026).

Putri Kalbar Celine Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Celine Olivia Apriani Theo,...

Celine Olivia Apriani Theo, siswi SMKN 5 Pontianak asal Kalimantan Barat, saat bertugas sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih dalam upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta.

berita terkini