Rapat PPID se-Kalbar Tekankan Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa

Asisten II Sekda Provinsi Kalbar Ignasius IK membuka Rapat Koordinasi PPID se-Kalimantan Barat Tahun 2025 di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar. (MC Kalbar)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Rapat Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) se-Kalimantan Barat Tahun 2025 digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (12/11/2025), dengan fokus pada penguatan keterbukaan informasi dalam proses Pengadaan Barang dan Jasa. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Pengadaan Barang dan Jasa melalui Keterbukaan Informasi Publik” dan dibuka oleh Asisten II Sekda Provinsi Kalbar, Ignasius IK, mewakili Gubernur.

Dalam sambutannya, Ignasius menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik. Ia menekankan bahwa transparansi bukan ancaman, tetapi kebutuhan untuk memperkuat partisipasi dan demokrasi.

Keterbukaan informasi pada Pengadaan Barang dan Jasa menjadi perhatian utama. Masyarakat dinilai perlu mendapatkan akses menyeluruh terhadap proses pengadaan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan lelang, pemilihan penyedia, hingga pelaporan hasil pekerjaan. Transparansi ini diharapkan memperkuat pengawasan publik dan memastikan akuntabilitas belanja daerah.

Kegiatan ini dihadiri PPID utama dan PPID pembantu dari seluruh kabupaten/kota, perangkat daerah Provinsi Kalbar, serta admin layanan informasi publik.

Tiga narasumber turut memberikan pemaparan, yaitu Rospita Vici Paulyn dari Komisi Informasi Pusat, H.A. Manaf dari Biro Hukum Setda Provinsi Kalbar, dan Lutfi Faurusal Hasan dari Komisi Informasi Provinsi Kalbar.

Baca Juga : Peresmian Four Points by Sheraton Jadi Penanda Geliat Investasi Perhotelan Kalbar

Peserta mendapatkan materi mengenai prinsip dasar keterbukaan informasi, mekanisme sengketa informasi, hingga uji konsekuensi untuk menentukan informasi yang dapat atau tidak dapat dibuka kepada publik.

Sesi diskusi juga membahas isu teknis terkait permintaan informasi dari media, akses dokumen pejabat publik, hingga data geopasial.

Rapat ditutup dengan penegasan kembali komitmen PPID untuk menyusun Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK), menyediakan sarana layanan yang memadai, serta meningkatkan kapasitas SDM.

Upaya ini diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas dan kualitas pelayanan informasi publik di Kalimantan Barat. *

 

Sumber :

Diskominfo.Kalbarprov/InfoPublik.id

Gubernur Ria Norsan Lantik Pj Sekda Kalbar, Fokus Percepatan Penanganan Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan melantik Hendra sebagai Pj Sekda Kalbar di Balai Petitih, Jumat (18/9/2026).

Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan Karhutla untuk 4 Kabupaten

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan melepas penyaluran bantuan pangan dan logistik darurat untuk empat kabupaten terdampak karhutla.

Kabut Asap Pekat, Satgas Karhutla Kalbar Gencarkan Water Bombing

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Satgas Udara Daerah Pengendalian...

Satgas Karhutla Kalbar melakukan water bombing untuk memadamkan karhutla.

Satgas Karhutla Kalbar Kerahkan 2 Helikopter Pantau Titik Panas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Dua helikopter dikerahkan Satgas Karhutla Kalbar untuk memantau titik panas dan wilayah rawan kebakaran dari udara.

Gubernur Ria Norsan Dukung Transformasi IAIN Pontianak, Tekankan Ilmu dan Akhlak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat menghadiri Wisuda Program S1 dan S2 XXIII IAIN Pontianak di Hotel Novotel Pontianak.

Misi Karhutla Kalbar, Bea Cukai Fasilitasi Kedatangan JS Kunisaki dan 3 Chinook

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Bea Cukai Pontianak memberikan...

Kapal JS Kunisaki milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang membawa tiga helikopter CH-47 Chinook untuk mendukung misi penanganan karhutla di Kalimantan Barat. (Bea Cukai Pontianak)

berita terkini