Ria Norsan Tinjau Lokasi Bandara Sukadana, Bakal Perkuat Investasi Ekonomi Kayong Utara – Ketapang

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau lokasi rencana pembangunan Bandara Sukadana di Desa Riam Berasap, Kayong Utara.

BERIKABARNEWS l SUKADANA – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, meninjau lokasi rencana pembangunan Bandara Sukadana di Desa Riam Berasap, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Selasa (18/11)

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara kini terus mematangkan rencana pembangunan bandara yang akan menjadi infrastruktur strategis di wilayah selatan Kalbar tersebut.

Peninjauan dilakukan guna mempercepat proses pengusulan pembangunan ke pemerintah pusat, mengingat bandara ini dinilai penting untuk memperkuat iklim investasi di Kayong Utara – Ketapang, sekaligus mendukung konektivitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Usai peninjauan, Gubernur Ria Norsan menyampaikan bahwa lahan seluas kurang lebih 189 hektare telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kayong Utara.

“Kita meninjaunya dulu, nanti kita usulkan ke pusat, ke Kementerian Perhubungan, untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau lokasi rencana pembangunan Bandara Sukadana di Desa Riam Berasap, Kayong Utara.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau lokasi rencana pembangunan Bandara Sukadana di Desa Riam Berasap, Kayong Utara.

Baca Juga : Kunjungan Media Sarawak ke Kalbar Perkuat Promosi Pariwisata dan Investasi

Gubernur menekankan bahwa kebutuhan bandara semakin mendesak mengingat banyaknya perusahaan tambang dan investor asing, terutama dari China seperti Harita Group dan WHW, yang beroperasi dan mempekerjakan ribuan karyawan di Ketapang dan Kayong Utara.

“Di Ketapang dan Kayong Utara ini banyak pengusaha tambang, investornya juga dari China. Misalnya WHW dan Harita Group, karyawannya sangat banyak,” jelasnya.

Dengan adanya bandara yang lebih besar, mobilitas karyawan dan investor yang rutin melakukan perjalanan bulanan maupun mingguan akan lebih cepat dan efisien.

Selain itu, Bandara Sukadana diharapkan menjadi infrastruktur pendukung bagi pengembangan IKN, yang saat ini tengah dibangun dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp72 triliun.

“Salah satunya juga untuk menopang IKN yang baru dibangun sekarang ini,” tambahnya.

Baca Juga : Disporapar Kalbar Gelar Workshop AI untuk Perkuat Kreativitas dan Daya Saing Pemuda

Gubernur menjelaskan bahwa proses pembebasan lahan seluas 189 hektare di Desa Riam Berasap dan Simpang Tiga telah menunjukkan progres signifikan, meskipun sempat melewati proses pengadilan untuk sebagian lahan yang keberatan terhadap harga ganti rugi.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan KKU menyatakan optimistis bahwa pengadaan tanah akan rampung 100 persen dan segera disertifikatkan untuk dihibahkan kepada Kementerian Perhubungan sebagai syarat pembangunan bandara. Pemkab Kayong Utara juga tengah merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk menetapkan lokasi bandara sebagai kawasan transportasi. (ndo)

Tiba di Tanah Air, Gubernur Ria Norsan Sambut Jemaah Haji Kalbar di Batam

BERIKABARNEWS l BATAM – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut kedatangan kloter pertama jemaah haji Kalbar di Asrama Haji Embarkasi Batam.

Wagub Krisantus Dorong Strategi Baru Genjot PAD Lewat SIKADA

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan memimpin FGD SIKADA untuk membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Pontianak.

Gubernur Ria Norsan Ungkap Pendapatan APBD Kalbar 2025 Melebihi Target

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan laporan pertanggungjawaban APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kalbar di Pontianak.

Pemprov Kalbar Gandeng AMSI Tingkatkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson membuka kegiatan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan AMSI Kalbar untuk meningkatkan kepesertaan jaminan sosial pekerja.

Gubernur Ria Norsan Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV, Siap Harumkan Nama Daerah di Papua Barat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melepas Kontingen Pesparawi Kalbar yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat.

Gubernur Ria Norsan Tinjau PLB Temajuk, Perbatasan Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru

BERIKABARNEWS l TEMAJUK – Kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia di...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau kesiapan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas menjelang reaktivasi 2026.

berita terkini