BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar untuk segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara. Arahan tersebut disampaikan saat menghadiri malam ramah tamah Program Gema Membangun Desa (GMD) di Aula Kantor Camat Teluk Batang, Kamis malam (30/7/2026).
Menurut Ria Norsan, Program Gema Membangun Desa menjadi wadah bagi pemerintah untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menyelaraskan usulan pembangunan agar sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan OPD Provinsi Kalbar.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Dorong Inklusi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Daerah Kalbar
Dalam arahannya, Ria Norsan meminta setiap OPD mendata dan merekap seluruh usulan strategis masyarakat untuk dijadikan dasar penyusunan program pembangunan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2027.
Beberapa aspirasi yang menjadi prioritas masyarakat meliputi peningkatan infrastruktur jalan, penyediaan akses air bersih, serta pengembangan sektor pertanian dan perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat pesisir.
“Seluruh catatan, usulan, dan aspirasi yang disampaikan masyarakat Teluk Batang akan dihimpun oleh OPD terkait. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen menindaklanjuti masukan tersebut dan mengimplementasikannya melalui program kerja dalam APBD Tahun 2027,” ujar Ria Norsan.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Serap Aspirasi Warga Teluk Batang Jelang Pembukaan MTQ Kalbar
Sementara itu, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya mengapresiasi dukungan Pemprov Kalbar terhadap pembangunan di daerahnya.
Menurutnya, program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) telah memberikan dampak positif dengan meningkatkan konektivitas dan memangkas waktu tempuh antarwilayah di Kabupaten Kayong Utara.
Rangkaian Program Gema Membangun Desa di Teluk Batang kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan sosial pada Jumat (31/7/2026), di antaranya pelayanan kesehatan gratis, dialog interaktif antara pemerintah dan masyarakat, serta panggung silaturahmi warga.*
