BERIKABARNEWS l JAKARTA – Aksi kekerasan menimpa seorang aktivis hak asasi manusia dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Wakil Koordinator KontraS berinisial AY (27) diduga menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Salemba.
Insiden tersebut terjadi saat korban melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Salemba I, wilayah Senen pada Jumat (13/3/2026). Saat ini, kepolisian tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku serta motif di balik aksi tersebut.
Peristiwa bermula ketika AY sedang mengendarai sepeda motor di lokasi kejadian. Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal muncul dari arah depan dan langsung menyiramkan cairan berbahaya ke arah korban.
Serangan mendadak itu membuat AY kehilangan kendali hingga terjatuh dari sepeda motornya. Dalam kondisi terluka, korban masih sempat menghubungi rekannya berinisial RFA (30) untuk meminta pertolongan.
Korban kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis di unit gawat darurat.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan korban saat ini masih menjalani perawatan medis.
Menurutnya, cairan yang diduga air keras menyebabkan luka bakar cukup serius pada sejumlah bagian tubuh korban.
“Korban mengalami luka pada tangan kanan dan kiri, area muka, dada, serta mata kanan,” ujar Budi dalam keterangan resminya.
Baca Juga : Santri di Sungai Kakap Meninggal, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam
Penyelidikan kini dilakukan bersama oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat. Aparat kepolisian tengah mengumpulkan berbagai alat bukti, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di kawasan tersebut untuk membantu mengidentifikasi pelaku.
“Kami melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian ini. Semua informasi dan alat bukti akan kami tindaklanjuti secara profesional,” tegas Budi.
Selain melakukan penyelidikan, kepolisian juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi saat kejadian untuk membantu memberikan informasi.
Warga yang melihat kejadian atau mengetahui aktivitas mencurigakan di kawasan Salemba I pada waktu peristiwa berlangsung diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengungkapan pelaku dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS tersebut.*
Sumber :
TBNews
