ASN Wajib WFH Setiap Jumat Mulai April 2026

Ilustrasi - ASN bekerja dari rumah saat penerapan kebijakan WFH setiap Jumat April 2026.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat mulai 1 April 2026. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi budaya kerja nasional yang diarahkan lebih efisien, produktif, dan berbasis digital.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk menekan beban energi sekaligus mengurangi mobilitas nasional yang selama ini berkontribusi besar terhadap konsumsi bahan bakar.

“Pemerintah menetapkan kebijakan WFH bagi ASN setiap hari Jumat. Langkah ini akan diatur melalui Surat Edaran Menteri PANRB dan Mendagri, sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan berbasis digital,” ujar Airlangga.

Kebijakan ini berlaku bagi ASN di instansi pusat maupun daerah. Pemerintah berharap pola kerja baru ini mampu mendorong percepatan digitalisasi layanan publik tanpa mengurangi produktivitas kerja.

Selain penerapan WFH, pemerintah juga melakukan efisiensi operasional di berbagai sektor. Penggunaan kendaraan dinas dibatasi hingga 50 persen, kecuali untuk kebutuhan operasional khusus dan kendaraan listrik.

Sementara itu, perjalanan dinas dipangkas hingga 50 persen untuk dalam negeri dan 70 persen untuk luar negeri. ASN juga didorong untuk lebih memanfaatkan transportasi publik.

Meski demikian, pemerintah memastikan layanan publik tetap berjalan normal. Sejumlah sektor strategis seperti layanan kesehatan, keamanan, kebersihan, industri produksi, energi, logistik, transportasi, dan keuangan tetap bekerja secara langsung di kantor maupun lapangan.

Untuk sektor pendidikan, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung tatap muka penuh selama lima hari kerja.

Baca Juga : Mulai 1 April 2026 Pembelian BBM Dibatasi 50 Liter/Hari

Airlangga menegaskan bahwa kebijakan ini juga berpotensi memberikan dampak besar terhadap penghematan anggaran negara.

“Potensi penghematan langsung ke APBN dari kebijakan WFH ini mencapai Rp6,2 triliun berupa penghematan kompensasi BBM. Sementara itu, total belanja BBM masyarakat berpotensi hemat hingga Rp59 triliun,” jelasnya.

Kebijakan WFH ini akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan guna memastikan efektivitasnya tetap sejalan dengan target produktivitas nasional. Pemerintah berharap langkah ini menjadi awal perubahan menuju sistem kerja modern yang lebih efisien dan berkelanjutan.*

Bongkar Skema Korupsi Tambang, Kejagung Seret Bos PT QSS

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kejaksaan Agung melalui Tim...

Kejaksaan Agung mengungkap skema korupsi tambang PT QSS di Kalimantan Barat dan menahan bos perusahaan.

9 Relawan WNI Global Sumud Flotilla Dibebaskan

BERIKABARNEWS l ISTANBUL – Sembilan warga negara Indonesia...

Sembilan relawan WNI Global Sumud Flotilla tiba di Istanbul setelah dibebaskan dari penahanan otoritas Israel.

Indonesia Desak Pembebasan 9 WNI di Gaza

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus mengupayakan...

Kapal Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza sebelum dicegat militer Israel di Laut Mediterania.

RI Soroti Serangan Israel ke Kapal Bantuan di Mediterania

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Indonesia bersama sembilan...

Ilustrasi kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang dicegat di perairan Laut Mediterania.

RI dan Rusia Serukan Diplomasi untuk Timur Tengah

BERIKABARNEWS l MOSKOW – Indonesia dan Rusia menyerukan...

Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Georgy Borisenko saat pertemuan diplomatik di Moskow membahas konflik Timur Tengah.

Negara Kantongi Rp10,2 Triliun dari Penertiban Hutan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah berhasil mengantongi penerimaan...

Presiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan hasil penertiban kawasan hutan di Kompleks Kejaksaan Agung RI Jakarta.

berita terkini