BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan di daerah. Hal ini kembali ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, saat menghadiri pemaparan laporan Program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) Triwulan I Tahun 2026 di RSUD dr. Soedarso Pontianak, Jumat (22/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Harisson yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUD dr. Soedarso menerima langsung laporan kinerja dari Direktur Rumah Sakit, Hary Agung Tjahyadi.
Evaluasi ini menjadi bagian dari pengawasan rutin untuk memastikan layanan rumah sakit tetap berjalan sesuai standar Kementerian Kesehatan.
Dalam pemaparannya, Harisson mengapresiasi kinerja RSUD dr. Soedarso yang dinilai telah menunjukkan peningkatan positif, terutama pada indikator pelayanan kesehatan.
Ia menyebut rumah sakit rujukan utama di Kalbar tersebut sudah berjalan sesuai standar nasional yang ditetapkan pemerintah.
“Rumah sakit ini sebenarnya sudah bekerja dengan baik. Indikator-indikator yang ditampilkan juga sudah jelas dan berbasis standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan,” ujar Harisson.
Meski demikian, ia tetap memberikan catatan penting terkait penguatan manajemen keuangan. Menurutnya, evaluasi rumah sakit ke depan tidak hanya berfokus pada aspek klinis, tetapi juga harus mencerminkan efisiensi pengelolaan anggaran secara menyeluruh.
Baca Juga : Kuching Specialist Hospital Buka Kantor Perwakilan di Pontianak, Permudah Rujukan Medis ke Malaysia
Harisson menegaskan bahwa peningkatan mutu dan keselamatan pasien harus sejalan dengan pengelolaan keuangan yang sehat dan transparan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan layanan kesehatan, termasuk penyediaan fasilitas medis dan obat-obatan bagi pasien.
Ia juga mendorong RSUD dr. Soedarso untuk terus bertransformasi menjadi rumah sakit yang lebih modern, efektif, dan efisien dalam tata kelola operasionalnya.
Sejumlah poin yang menjadi fokus evaluasi meliputi peningkatan kecepatan dan ketepatan layanan medis, efisiensi pengeluaran operasional non-medis, serta penguatan standar keselamatan pasien sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.
Melalui evaluasi triwulan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap RSUD dr. Soedarso semakin optimal dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan mudah diakses masyarakat.*
