DLH Pontianak Uji Coba Eco Enzym untuk Bersihkan Parit dan Kurangi Bau

Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak melakukan uji coba penaburan eco enzym di saluran dan parit untuk menjaga kualitas air.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak mulai menguji coba penggunaan eco enzym untuk membantu membersihkan saluran parit dan mengurangi bau tidak sedap di lingkungan perkotaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan kantor DLH Kota Pontianak, Jalan Alianyang, Jumat (5/6/2026).

Uji coba ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan kota.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Pontianak, Muchammad Yamin, mengatakan kebersihan lingkungan harus dijaga secara berkelanjutan agar Kota Pontianak tetap menjadi tempat yang sehat dan nyaman untuk ditinggali.

“Lingkungan yang bersih bukan hanya untuk kita hari ini, tetapi juga untuk anak cucu kita. Penaburan eco enzym ini menjadi langkah awal untuk menggugah kesadaran masyarakat bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya usai mengikuti kegiatan penaburan eco enzym.

Yamin menjelaskan, penaburan eco enzym yang dilakukan saat ini masih bersifat uji coba. Jika hasilnya menunjukkan dampak positif terhadap kualitas air dan kondisi lingkungan, program tersebut akan diperluas ke saluran drainase lainnya di Kota Pontianak.

Baca Juga : Pemkot Pontianak Manfaatkan SILPA untuk Percepatan Pembangunan

Untuk tahap awal, DLH memfokuskan kegiatan di kawasan Jalan Alianyang yang menjadi lokasi percontohan.

“Untuk tahap awal kita fokus di kawasan Jalan Alianyang. Jika berhasil, kita berharap bisa diterapkan di seluruh parit yang ada di Kota Pontianak sehingga kota ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.

Selain program eco enzym, DLH juga menyiapkan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan lainnya, seperti penanaman pohon, aksi bersih-bersih lingkungan, dan penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Menurut Yamin, keberhasilan pembangunan kota tidak hanya diukur dari kawasan yang terlihat bersih dan tertata, tetapi juga dari bagaimana pengelolaan lingkungan dilakukan secara menyeluruh.

Termasuk di dalamnya pengelolaan tempat pemrosesan akhir (TPA) yang ke depan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai lokasi pembuangan sampah, tetapi juga menjadi kawasan yang lebih produktif dan ramah lingkungan.

“Kita ingin TPA tidak lagi dipandang sebagai tempat yang harus dijauhi. Ke depan, TPA diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan yang produktif, ramah lingkungan, bahkan menjadi bagian dari paru-paru kota,” jelasnya.

Baca Juga : Toraja Utara Studi Tiru Toleransi di Pontianak, Budaya Ngopi Jadi Sorotan

Ketua Forum Komunitas Hijau Kota Pontianak, Vivi Norvika, menerangkan bahwa eco enzym merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran yang dicampur dengan air serta gula atau molase.

Menurutnya, pemanfaatan eco enzym menjadi salah satu cara mengolah sampah organik agar memiliki nilai guna bagi lingkungan.

“Eco enzym memanfaatkan sampah organik yang selama ini sering terbuang. Hasil fermentasinya memiliki sifat pembersih dan antiseptik yang dapat dimanfaatkan untuk membantu pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga : Dekranasda Toraja Utara Kagumi Inovasi UMKM Center Pontianak

Vivi mengatakan, penaburan eco enzym dilakukan karena sejumlah saluran parit di Kota Pontianak mulai mengalami penurunan kualitas air yang ditandai dengan warna air yang menghitam dan munculnya bau tidak sedap.

Berdasarkan berbagai referensi dan pengalaman penerapan di sejumlah daerah, eco enzym diyakini dapat membantu memperbaiki kondisi air sekaligus mengurangi aroma tidak sedap pada saluran drainase.

“Kondisi beberapa parit di Kota Pontianak saat ini mulai berbau dan warna airnya menghitam. Berdasarkan berbagai literatur, eco enzym memiliki manfaat untuk membantu membersihkan air dan mengurangi bau. Karena itu kami mencoba menerapkannya di sini,” tuturnya.

Melalui program ini, DLH dan Forum Komunitas Hijau berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat bagi kelestarian kota.*

Bahasan Minta Pertamina Perbaiki Distribusi BBM dan Elpiji untuk Jaga Stabilitas Harga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menghadiri High Level Meeting TPID Semester II Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat.

Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Nelayan, Genset dan BBM Subsidi Dongkrak Penghasilan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyerahkan bantuan perlengkapan menangkap ikan kepada para nelayan se-Kota Pontianak.

Bahasan Ajak ASN Pontianak Manfaatkan IGA 2026 untuk Perkuat Inovasi Pelayanan Publik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak,...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah, Plt Kepala Bapperida Pontianak Yuli Trisna Ibrahim berfoto bersama perwakilan 73 inovasi unggulan Pemerintah Kota Pontianak tahun 2025, dalam Sosialisasi Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 dan Penyerahan Apresiasi Inovasi Unggulan Tahun 2025 di Gedung Konferensi Untan.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Padati Nobar Final

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ribuan warga memadati kawasan...

Ribuan warga serius menonton laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina, di Jalan Rahadi Oesman, Senin (20/7/2026) dini hari.

Durian Punggur Borong Juara Kontes Durian di Pameran Flora dan Fauna Bumi Khatulistiwa

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Durian asal Punggur mendominasi...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menyaksikan Kontes Durian pada Pameran Flora dan Fauna Bumi Khatulistiwa di Halaman Kolam Renang Ampera.

Polnep Terapkan Sistem Otomasi Hemat Energi di Masjid Al-Mukhlisin Singkawang

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Politeknik Negeri Pontianak (Polnep)...

Tim Politeknik Negeri Pontianak memasang sistem otomasi listrik hemat energi di Masjid Al-Mukhlisin, Singkawang Selatan.

berita terkini