Gempuran Israel di Ansar dan Deir Zahrani, 11 Orang Tewas

Gempuran udara Israel menghantam Desa Ansar dan Deir Zahrani di Lebanon Selatan, menewaskan 11 orang.

BERIKABARNEWS l BEIRUT – Gempuran udara Israel di Desa Ansar dan Deir Zahrani, Lebanon Selatan, menewaskan sedikitnya 11 orang, Sabtu (15/8/2026). Korban tewas termasuk tiga anak-anak dan dua perempuan.

Serangan tersebut menjadi salah satu gempuran paling mematikan sejak kesepakatan penurunan tensi konflik dicapai pada Juni 2026. Pemerintah Lebanon mengecam serangan yang menghantam kawasan permukiman warga sipil itu.

Militer Israel menyebut serangan di Desa Ansar menargetkan Ali Samir Al-Haj Hassan, komandan elit Pasukan Radwan milik Hizbullah.

Baca Juga : Dolar AS Melemah, Spekulasi Suku Bunga The Fed Kembali Jadi Sorotan

Israel juga menuduh Hassan menggunakan keluarganya sebagai “perisai hidup” (human shield). Namun, tuduhan tersebut dibantah otoritas Lebanon.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menegaskan korban yang tewas di Ansar merupakan warga sipil.

“Para wanita dan anak-anak yang tewas di Ansar sama sekali bukan target militer. Ini adalah eskalasi yang sangat berbahaya,” tegas Nawaf Salam.

Data Kementerian Kesehatan Lebanon menunjukkan tujuh orang dari satu keluarga tewas di Desa Ansar. Korban terdiri dari tiga anak-anak dan dua perempuan.

Sementara itu, serangan di Desa Deir Zahrani menewaskan empat orang dan melukai 17 lainnya. Korban luka termasuk seorang anak dan 11 perempuan.

Di pihak Israel, kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan tiga tentaranya mengalami luka berat akibat serangan balasan Hizbullah di kawasan security zone, sekitar 10 kilometer dari perbatasan di wilayah Lebanon.

Baca Juga : Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Warga Bogota Panik Berhamburan

Gempuran tersebut terjadi beberapa pekan sebelum putaran kedelapan negosiasi langsung Israel-Lebanon yang dijadwalkan berlangsung di Roma pada awal September dengan fasilitasi Amerika Serikat.

Presiden Lebanon Joseph Aoun menilai serangan Israel sebagai pelanggaran yang berpotensi mengganggu upaya diplomasi.

Sebaliknya, juru bicara Netanyahu, Doron Spielman, mengatakan tindakan tersebut bertujuan mendorong proses perundingan agar berjalan lebih serius.

Hizbullah menyatakan akan memberikan “respon yang setimpal” atas kematian para korban. Kelompok tersebut juga mendesak pemerintah Lebanon menghentikan proses negosiasi dengan Israel.*

Iran Ajukan 7 Syarat kepada AS, Selat Hormuz Belum Dibuka

BERIKABARNEWS l – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri...

Selat Hormuz menjadi pusat ketegangan Iran dan Amerika Serikat terkait tuntutan pembukaan jalur pelayaran strategis. (Foto: x.com/OilHeadlineNews)

Iran Kembali Ancam Infrastruktur Kawasan di Tengah Krisis Selat Hormuz

BERIKABARNEWS l TEHERAN – Iran kembali mengeluarkan peringatan...

Iran memperingatkan keamanan infrastruktur kawasan di tengah krisis dan pembahasan pembukaan kembali Selat Hormuz. (Foto: x.com/HormuzLetter)

Ledakan di Athena Tewaskan Enam Orang, Empat Wisatawan AS

BERIKABARNEWS l ATHENA – Ledakan hebat mengguncang sebuah...

Tim penyelamat mencari korban ledakan bangunan di Athena. (Foto: x.com/WW3Watchtower)

Zelenskyy Ungkap Trump Setujui Produksi Rudal Patriot di Ukraina

BERIKABARNEWS l KYIV – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy...

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengungkap persetujuan Trump terkait produksi rudal Patriot di Ukraina. (foto: x.com/ZelenskyyUa)

Iran Ancam Perluas Front Perang, Samudra Hindia Jadi Sasaran Berikutnya

BERIKABARNEWS l TEHERAN – Iran mengancam memperluas front...

Yahya Rahim Safavi, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, yang mengancam perluasan konflik hingga Samudra Hindia. (Foto: x.com/REDSOCIALCODI)

Riyadh Diserang Rudal Houthi, AS Keluarkan Peringatan Eskalasi

BERIKABARNEWS l RIYADH – Amerika Serikat mengeluarkan peringatan...

Kepulan asap terlihat setelah serangan rudal dan drone menyasar wilayah Riyadh, Arab Saudi. (Foto: x.com/theinformant_x)

berita terkini