Gubernur Ria Norsan: BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Ekonomi Pekerja Kalbar

Gubernur Kalbar Ria Norsan usai penandatanganan MoU BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Novotel Pontianak, (30/4/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran penting sebagai pelindung ekonomi pekerja di Kalimantan Barat. Komitmen ini diwujudkan melalui kebijakan tegas yang mewajibkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat pencairan anggaran proyek, khususnya di sektor konstruksi.

Kebijakan tersebut disampaikan dalam agenda penguatan kepatuhan jasa konstruksi yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Novotel Pontianak, Kamis (30/4/2026).

Dalam sambutannya, Ria Norsan menekankan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama bagi para pekerja yang rentan terhadap risiko kerja.

“BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar program, tetapi jaring pengaman ekonomi bagi pekerja dan keluarganya,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harus memastikan seluruh pekerja konstruksi telah terdaftar dalam program jaminan sosial. Hal ini dinilai penting mengingat sektor konstruksi memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi.

Gubernur juga mengingatkan bahwa setiap penyedia jasa konstruksi wajib mendaftarkan pekerjanya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan paling lambat 14 hari setelah Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan.

Selain itu, penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi perhatian utama untuk menekan angka kecelakaan kerja dan mencapai target zero accident di lingkungan proyek.

Baca Juga : Bimteknas Hanura Dongkrak Ekonomi Pontianak, Sektor Hotel hingga UMKM Bergeliat

Iuran Ringan, Perlindungan Maksimal

Ria Norsan mengajak seluruh perusahaan dan pekerja mandiri untuk aktif menjadi peserta. Ia menilai, manfaat yang diberikan jauh lebih besar dibandingkan iuran yang relatif terjangkau.

“Hanya dengan iuran sekitar Rp16 ribu, manfaatnya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Ini sangat membantu menjaga ketahanan ekonomi keluarga pekerja jika terjadi risiko,” jelasnya.

Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kalimantan Barat, sehingga seluruh pekerja—baik formal maupun informal—dapat memperoleh perlindungan yang layak.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Ady Hendrata, mengungkapkan bahwa hingga Maret 2026 pihaknya telah membayarkan klaim sebesar Rp257,85 miliar untuk lebih dari 24 ribu kasus di wilayah Kalbar.

Menurutnya, untuk mencapai target cakupan 45,58 persen tahun ini, dibutuhkan tambahan sekitar 165 ribu peserta baru setiap triwulan.

“Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan asosiasi jasa konstruksi menjadi kunci untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan pekerja terus meningkat,” pungkasnya.*

Tiba di Tanah Air, Gubernur Ria Norsan Sambut Jemaah Haji Kalbar di Batam

BERIKABARNEWS l BATAM – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut kedatangan kloter pertama jemaah haji Kalbar di Asrama Haji Embarkasi Batam.

Wagub Krisantus Dorong Strategi Baru Genjot PAD Lewat SIKADA

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan memimpin FGD SIKADA untuk membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Pontianak.

Gubernur Ria Norsan Ungkap Pendapatan APBD Kalbar 2025 Melebihi Target

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan laporan pertanggungjawaban APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kalbar di Pontianak.

Pemprov Kalbar Gandeng AMSI Tingkatkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson membuka kegiatan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan AMSI Kalbar untuk meningkatkan kepesertaan jaminan sosial pekerja.

Gubernur Ria Norsan Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV, Siap Harumkan Nama Daerah di Papua Barat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melepas Kontingen Pesparawi Kalbar yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat.

Gubernur Ria Norsan Tinjau PLB Temajuk, Perbatasan Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru

BERIKABARNEWS l TEMAJUK – Kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia di...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau kesiapan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas menjelang reaktivasi 2026.

berita terkini