Jangan Asal ‘Sharing’, Polda Kalbar Ingatkan Sanksi Pidana di Balik Hoaks Teror Melawi

Ilustrasi - Penggunaan media sosial di tengah maraknya penyebaran hoaks teror ketuk pintu di Kabupaten Melawi.

BERIKABARNEWS l MELAWI – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya di media sosial. Imbauan tersebut disampaikan menyusul viralnya isu teror ketuk pintu rumah warga di Kecamatan Tanah Pinoh, Kabupaten Melawi, yang sempat memicu keresahan masyarakat.

Polda Kalbar memastikan kabar mengenai teror misterius tersebut merupakan hoaks. Polisi juga menegaskan bahwa penyebaran informasi bohong yang menimbulkan kepanikan dapat berujung pada sanksi pidana sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Untuk memastikan fakta di lapangan, jajaran Polsek Kota Baru melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi pada Senin (8/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan bahwa isu yang beredar di media sosial merupakan gabungan dari beberapa kejadian berbeda yang kemudian dipelintir menjadi cerita mistis.

Polisi menjelaskan, memang sempat terjadi kasus pemukulan terhadap seorang perempuan bernama Ekomiati oleh orang tidak dikenal. Namun, kejadian tersebut dipastikan merupakan tindak pidana kriminal biasa dan tidak berkaitan dengan isu teror ketuk pintu yang ramai dibicarakan warga.

Baca Juga : Komplotan Spesialis Pembobol Toko di Segedong Mempawah Dibekuk Polisi

Selain itu, seorang warga bernama Nur Anisa yang rumahnya disebut menjadi sasaran teror juga memberikan klarifikasi. Ia mengaku hanya mendengar suara benturan batu di bagian luar rumah, bukan suara ketukan misterius seperti yang beredar di media sosial.

Keterangan serupa juga disampaikan saksi lain bernama Jefri. Ia membantah cerita viral yang menyebut dirinya melihat pria misterius berpakaian hitam sambil membawa senjata tajam. Polisi menilai narasi tersebut merupakan tambahan cerita yang dibesar-besarkan oleh oknum di media sosial.

Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, meminta masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Menurutnya, masyarakat perlu menerapkan prinsip “saring sebelum sharing” agar tidak ikut memperkeruh situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polda Kalbar menegaskan bahwa isu teror sistematis mengetuk pintu rumah warga di Tanah Pinoh adalah hoaks. Tolong jalankan prinsip saring sebelum sharing secara ketat. Menyebarkan berita bohong yang memicu keonaran dapat berimplikasi pada sanksi pidana UU ITE,” ujarnya.

Baca Juga : Diduga Curi Sawit, Pria di Kendawangan Ketapang Malah Kedapatan Simpan 12 Paket Sabu

Polda Kalbar juga menyayangkan adanya pihak tertentu yang memanfaatkan keresahan masyarakat demi menarik perhatian di media sosial tanpa memikirkan dampaknya terhadap kondisi di lapangan.

Setelah adanya klarifikasi resmi dari kepolisian, situasi di Kecamatan Tanah Pinoh dipastikan sudah kembali aman dan kondusif. Warga diimbau untuk tidak lagi terpancing isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Sebagai langkah menjaga keamanan lingkungan, masyarakat juga diajak mengaktifkan kembali kegiatan siskamling atau ronda malam.

Polisi menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk gotong royong menjaga keamanan lingkungan dari potensi tindak kriminal nyata, bukan karena takut terhadap isu hoaks.

Jika menemukan hal mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian melalui layanan Call Center 110 dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.*

Berpura-pura Menolong Pengendara, Dua Pria Ditangkap Terkait Curanmor

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim Spartan Polsek Pontianak...

Tim Spartan Polsek Pontianak Barat menangani kasus dugaan pencurian sepeda motor dengan modus berpura-pura menolong korban.

Jalur Tikus Entikong Jadi Sasaran Penyelundupan Narkoba

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Jalur tikus di kawasan...

Satgas Pamtas Yonarmed 19 menyita 32,2452 kilogram sabu dan 4.867 pil ekstasi di jalur tikus kawasan perbatasan Entikong, Sanggau. (foto: Satgas Pamtas Yonarmed 19)

Curi Barang Senilai Rp10,3 Juta, Pria di Singkawang Ditangkap

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Unit Reskrim Polsek Singkawang...

Pelaku pencurian di Kelurahan Roban, Singkawang, diamankan polisi bersama barang bukti sepeda fixie hasil curian. (Foto: Res-Skw)

Dua Pembobol Gudang Shopee Sanggau Ditangkap di Pemakaman Tionghoa

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Polisi menangkap dua pria...

Polisi mengamankan dua terduga pelaku pembobolan gudang Shopee di Sanggau beserta barang bukti kendaraan dan alat yang disita. (Foto: Res-Sgu)

Polisi Bongkar Penyelewengan Pertalite Subsidi di Sambas

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

Polisi mengamankan barang bukti kasus dugaan penyelewengan Pertalite subsidi di Sambas. (Foto: Res-Sbs)

Diduga Terlibat PETI di Sungai Sekayam, Pria 55 Tahun Diamankan

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang pria berinisial LN...

Petugas kepolisian mengamankan peralatan pengolahan emas dalam penertiban dugaan PETI di Sungai Sekayam, Sanggau. (Foto: Res-Sgu)

berita terkini