Indonesia–Prancis Perkuat Kerja Sama Keselamatan Penerbangan

Penandatanganan kerja sama keselamatan penerbangan antara Ditjen Perhubungan Udara Indonesia dan DGAC Prancis. (Foto Humas Kemenhub)

BERIKABARNEWS l  – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan resmi memperkuat sinergi dengan otoritas penerbangan sipil Prancis, Direction Générale de l’Aviation Civile (DGAC). Penguatan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Annex V Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil antara kedua negara.

Penandatanganan dilakukan secara sirkular antara Jakarta dan Paris. Direktur Jenderal Perhubungan Udara RI menandatangani dokumen tersebut di Jakarta pada 3 Desember 2025, kemudian disusul oleh Direktur Jenderal Penerbangan Sipil Prancis di Paris pada 17 Desember 2025.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan bahwa pembaruan kerja sama ini penting untuk menjawab dinamika industri penerbangan yang terus berkembang. Menurutnya, Annex V menjadi bentuk komitmen bersama Indonesia dan Prancis dalam meningkatkan keselamatan serta keamanan penerbangan sipil.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari Technical Cooperation Agreement (TCA) yang disepakati pada 2019 dan sekaligus menggantikan Annex IV. Melalui Annex V, kedua pihak sepakat memperkuat kapasitas pengawasan keselamatan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memastikan penerapan standar dan rekomendasi Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) secara konsisten.

Baca Juga : Alokasi Biodiesel 2026 Ditetapkan 15,6 Juta Kiloliter

Selain itu, Ditjen Perhubungan Udara dan DGAC Prancis juga akan mendorong pertukaran praktik terbaik, termasuk adopsi teknologi dan pengalaman dari otoritas penerbangan sipil Prancis. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan penerbangan nasional agar tetap andal dan berkelanjutan.

Lukman menambahkan, kerja sama teknis ini diharapkan berdampak strategis terhadap peningkatan daya saing penerbangan sipil Indonesia di tingkat global.

Dengan standar keselamatan yang selaras dengan praktik internasional, kepercayaan dunia terhadap layanan transportasi udara nasional diharapkan semakin kuat.

Annex V berlaku selama enam bulan dan dapat diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi serta kesepakatan bersama antara otoritas penerbangan Indonesia dan Prancis. *

 

sumber :

InfoPublik.id

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Ini Penggantinya

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi...

Dadan Hindayana saat menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional sebelum resmi digantikan oleh Nanik S Deyang.

Mulai Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga Avtur hingga 10 Persen

BERIKABARNEWS l – PT Pertamina Patra Niaga resmi...

Pengisian avtur pada pesawat di bandara setelah Pertamina menurunkan harga avtur mulai Juni 2026.

Timnas Indonesia Masuk EA Sports FC, Erick Thohir Sebut Industri Olahraga Naik Level

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Indonesia...

Timnas Indonesia tampil di gim sepak bola EA Sports FC sebagai bagian perkembangan industri olahraga digital Indonesia.

Mulai Juli 2026, Beli Kartu SIM Baru Wajib Scan Wajah

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi...

Ilustrasi registrasi kartu SIM baru menggunakan teknologi biometrik face recognition melalui pemindaian wajah.

Menlu Sugiono Tegas Kecam Israel, 9 Relawan RI Akhirnya Tiba di Tanah Air

BERIKABARNEWS l TANGERANG – Menteri Luar Negeri Republik...

Menlu RI Sugiono menyambut kepulangan sembilan relawan Indonesia usai dibebaskan dari penahanan Israel di Bandara Soekarno-Hatta.

Bongkar Skema Korupsi Tambang, Kejagung Seret Bos PT QSS

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kejaksaan Agung melalui Tim...

Kejaksaan Agung mengungkap skema korupsi tambang PT QSS di Kalimantan Barat dan menahan bos perusahaan.

berita terkini