Kebakaran Hutan Hebat Hanguskan 2,4 Hektar di Puncak Perdana, Shah Alam

Tangkapan layar -Rekaman video memperlihatkan kobaran api besar dan asap tebal saat kebakaran hutan melanda kawasan Taman Perdana Heights, Seksyen U10, Puncak Perdana, Shah Alam. (x.com/Msia_Update)

BERIKABARNEWS l SHAH ALAM – Kebakaran hutan berskala besar melanda kawasan pemukiman Taman Perdana Heights, Seksyen U10, Puncak Perdana, Rabu sore (29/10/2025). Insiden tersebut menghanguskan area hutan seluas sekitar 2,42 hektar (enam ekar) di sekitar Jalan Pulau Angsa U10/2.

Kebakaran yang cepat meluas ini terekam dan viral di media sosial, memicu respons cepat dari Jabatan Bomba dan Penyelamat Malaysia (JBPM) Selangor.

Respons Cepat JBPM Selangor

Asisten Direktur Operasi JBPM Selangor, Ahmad Mukhlis Mokhtar, mengatakan tim pemadam dari Balai Bomba dan Penyelamat (BBP) Bukit Jelutong, Kapar, dan Sungai Buloh langsung diterjunkan setelah menerima panggilan darurat pukul 4.15 sore.

“Setibanya di lokasi 12 menit kemudian, komander operasi mendapati sekitar 0,8 hektar telah terbakar. Dengan kekuatan 18 petugas, 80 persen zona kebakaran berhasil dipadamkan pada pukul 6.05 sore,” jelas Ahmad Mukhlis.

Baca Juga : Serangan Brutal di Sibu, Pria Lukai Istri dan Anak Pakai Senjata Tajam

Api Meluas hingga 2,4 Hektar

Meski upaya pemadaman dilakukan secara intensif, pemantauan Kamis pagi (30/10/2025) menunjukkan area terbakar telah meluas hingga 2,4 hektar.

Ahmad Mukhlis menegaskan, tim pemadam masih berada di lokasi untuk memadamkan sisa api dan mencegah kemungkinan flare-up (munculnya kembali titik api). Upaya ini dilakukan dengan hati-hati karena lokasi kebakaran berdekatan dengan perumahan Taman Perdana Heights yang dikembangkan oleh TRIplc Bhd, serta berjarak tidak jauh dari kampus UiTM Puncak Perdana.

Pemantauan Ketat di Area Perumahan

JBPM Selangor memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, petugas masih terus melakukan penyiraman dan pendinginan di titik-titik panas untuk memastikan api benar-benar padam total.

“Kami fokus mencegah api menjalar ke area pemukiman dan memastikan keselamatan warga tetap terjaga,” pungkas Ahmad Mukhlis. *

 

Sumber :

Sinarharian.com.my

Lewat Jalur Ilegal Biawak, Penyelundupan Barang ke Indonesia Digagalkan

BERIKABARNEWS l LUNDU – Upaya penyelundupan barang terkontrol...

Tentara Malaysia menggagalkan penyelundupan barang ke Indonesia melalui jalur ilegal Biawak, Sarawak. (Foto: Suara Sarawak)

Kualitas Udara Tak Sehat, Kuching Liburkan Sekolah

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Pendidikan Negeri Sarawak...

Kondisi kabut asap menyelimuti kawasan Kuching, Sarawak, saat kualitas udara memburuk.

Mahasiswa Polnep Kunjungi Proyek Transportasi Masa Depan di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 90 mahasiswa Jurusan...

Mahasiswa Polnep mengunjungi proyek Kuching Urban Transportation System di Sarawak untuk mempelajari teknologi ART. (Foto: Suara Sarawak)

Dalam 7 Bulan, Sarawak Tahan 9500 Orang Kasus Narkoba

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 9.554 orang ditahan...

Menteri Kesejahteraan Wanita, Kanak-kanak dan Kesejahteraan Komunitas Sarawak Datuk Seri Fatimah Abdullah saat rapat bersama delegasi DPPM di Kuching. (Foto: Suara Sarawak)

59 WNI Dideportasi dari Sarawak, KJRI Kuching Fasilitasi Pemulangan

BERIKABARNEWS l TEBEDU – Sebanyak 59 Warga Negara...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 59 WNI yang dideportasi dari Sarawak melalui Entikong

Hotspot Kalbar Picu Kabut Asap, Sarawak Terdampak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Titik panas (hotspot) yang...

Pantauan ASMC menunjukkan sebaran hotspot dan kabut asap dari Kalimantan Barat menuju Sarawak.

berita terkini