Malaysia Gugat Platform X, Fitur AI Grok Dinilai Berbahaya

Ilustrasi logo platform X dan teknologi AI Grok yang disorot otoritas Malaysia terkait penyalahgunaan konten digital. (unsplash.com/@maria_shalabaieva)

BERIKABARNEWS l KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia bersiap mengambil langkah hukum terhadap platform media sosial X milik Elon Musk. Otoritas pengawas komunikasi, Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC), menilai fitur kecerdasan buatan Grok berpotensi membahayakan keamanan pengguna karena disalahgunakan untuk memproduksi dan menyebarkan konten ilegal.

Pernyataan tersebut disampaikan MCMC pada Selasa (13/1/2026), menyusul meningkatnya laporan terkait penggunaan Grok untuk menghasilkan konten pornografi berbasis AI, termasuk gambar manipulatif tanpa persetujuan (non-consensual intimate images/NCII).

Menurut MCMC, teknologi generatif Grok memungkinkan pembuatan gambar seksual yang dimanipulasi secara realistis. Temuan awal menunjukkan konten tersebut meliputi pornografi, eksploitasi seksual, serta materi sensitif yang melibatkan perempuan dan anak di bawah umur.

“Konten yang diduga melibatkan perempuan dan anak di bawah umur merupakan pelanggaran serius terhadap hukum Malaysia dan komitmen keselamatan platform,” tegas MCMC dalam pernyataan resminya.

Sebagai langkah darurat, pemerintah Malaysia dan Indonesia telah memblokir sementara akses ke fitur Grok selama akhir pekan lalu. Langkah serupa juga mulai muncul di Eropa. Regulator Inggris tengah melakukan investigasi, sementara otoritas Prancis melaporkan X ke jaksa dan lembaga pengawas.

Tekanan global ini menandai meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak AI generatif yang dinilai belum memiliki pengamanan memadai.

Baca Juga : Malaysia Bidik 4,6 Juta Wisatawan Indonesia di VM2026

Hingga kini, platform X belum memberikan pernyataan resmi. Sementara perusahaan pengembang Grok, xAI, hanya mengirimkan respons singkat melalui email otomatis berbunyi, “Legacy media lies.”

MCMC menyebut pihaknya telah mengirimkan peringatan resmi kepada X dan xAI agar segera menghapus konten bermasalah. Namun, hingga batas waktu yang diberikan, belum terlihat langkah konkret dari perusahaan.

Malaysia dikenal memiliki regulasi ketat terkait ruang digital. Konten pornografi, perjudian daring, penipuan, serta isu sensitif ras, agama, dan kerajaan (3R) termasuk pelanggaran serius.

Langkah hukum terhadap X diharapkan menjadi peringatan bagi platform global agar lebih bertanggung jawab dalam menghadirkan teknologi AI yang berdampak langsung pada keamanan, etika, dan martabat manusia. *

 

Sumber :

Reuters

Ops MEGA di Miri Jaring 175 WNI, Termasuk 32 Anak-Anak

BERIKABARNEWS l MIRI – Sebanyak 175 Warga Negara...

Petugas Departemen Imigrasi Malaysia menggelar Ops MEGA Terintegrasi di kawasan pekerja di Miri, Sarawak, dan mengamankan 175 WNI termasuk puluhan anak-anak.

Pria Malaysia Dipenjara 2 Tahun usai Terbukti Selundupkan Enam WNI

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang pria warga Malaysia...

Pengadilan Tinggi Kuching menjatuhkan hukuman penjara kepada pria Malaysia yang terbukti menyelundupkan enam warga negara Indonesia.

Operasi Gabungan di Kuching, Tiga WNI Diamankan Imigrasi Malaysia

BERIKABARNEWS l KUCHING – Aparat penegak hukum Malaysia...

Petugas Imigrasi Malaysia bersama aparat gabungan melakukan pemeriksaan dokumen dalam operasi pengawasan di sejumlah lokasi usaha di Kuching, Sarawak.

Polisi Kuching Bongkar Gudang Sabu Rp4,5 Miliar, Tiga WNI Ditangkap

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kepolisian Daerah Kuching bersama...

Barang bukti sabu dalam pengungkapan gudang narkoba senilai Rp4,5 miliar di Kuching, Sarawak.

WNI Diganjar 5 Bulan Penjara di Kuching usai Tawarkan Layanan Seks

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang perempuan Warga Negara...

Ilustrasi ruang sidang pengadilan di Kuching, Malaysia terkait vonis lima bulan penjara terhadap seorang WNI dalam kasus prostitusi.

Konjen RI Kuching Berangkatkan 22 Siswa CLC Sarawak Penerima Beasiswa GEMA CITA

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Konsul Jenderal Republik Indonesia...

Konjen RI Kuching Abdullah Zulkifli melepas keberangkatan 22 siswa CLC Sarawak penerima Beasiswa GEMA CITA 2026 melalui PLBN Tebedu-Entikong menuju Indonesia.

berita terkini