Musim Durian Tiba, Kios Dadakan di Sarawak Diserbu Pembeli

Ilustrasi - Kios durian dadakan di Batu Kawa Kuching saat musim panen durian Sarawak. (unsplash.com/@_calvin)

BERIKABARNEWS l KUCHING – Musim durian kembali menyemarakkan Sarawak, Malaysia. Seiring masa panen, kios-kios durian dadakan bermunculan di berbagai sudut kota, salah satunya di kawasan luar Emart Batu Kawa, Kuching. Kehadiran kios ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat untuk menikmati durian segar tanpa harus pergi jauh ke perkebunan.

Selain memudahkan akses, kios dadakan juga membantu menyalurkan melimpahnya hasil panen durian lokal Sarawak yang dikenal memiliki cita rasa khas.

Sejumlah warga menilai durian kampung Sarawak memiliki karakter rasa yang lebih kaya dibandingkan durian dari wilayah Semenanjung Malaysia. Siti Nazihah Abdullah (50), seorang ibu rumah tangga, mengatakan durian yang jatuh alami dari pohon memiliki aroma lebih kuat dan tekstur yang lebih lembut.

“Rasanya lebih asli dan aromanya lebih kuat. Durian jatuh sendiri biasanya kualitasnya lebih baik dibandingkan durian petik,” ujarnya, Minggu (28/12/2025).

Selain dikonsumsi langsung, durian di Sarawak juga diolah menjadi berbagai hidangan tradisional seperti tempoyak, patin tempoyak, bubur durian, dan pulut durian yang menjadi favorit masyarakat setempat.

Sementara itu, pemilik kios durian di Batu Kawa, Abdul Mutalif Hassan (44) atau yang akrab disapa Aleep Kitkat, menyampaikan bahwa durian yang dijual berasal langsung dari kawasan Gunung Sadung, Kampung Taee, Serian. Ia memanfaatkan media sosial seperti TikTok dan Facebook untuk menjangkau pembeli lebih luas, terutama warga Kuching yang mencari durian berkualitas dengan harga terjangkau.

Baca Juga : Viral di Medsos, Rumah di Teluk Air Tawar Jadi Ikon Harmoni Natal

Untuk menarik minat pembeli, kios ini menawarkan beragam pilihan harga, mulai dari paket hemat tiga buah durian seharga RM50, hingga durian berdaging kuning dengan harga RM25 hingga RM40 per buah, tergantung ukuran dan berat. Selain durian, kios juga menyediakan buah lokal lainnya seperti dabai, rambutan, dan langsat.

Pelayanan yang ramah turut menjadi daya tarik tersendiri. Annie Kong (52), seorang pekerja swasta, mengaku membeli hingga sembilan buah durian karena harga yang lebih murah dan pelayanan yang membantu.

“Kalau ragu memilih, pekerja di sini siap membantu. Durian juga dikemas rapi sehingga mudah dibawa pulang,” tuturnya.

Kehadiran kios durian dadakan di Sarawak pun mendapat respons positif dari masyarakat. Selain menawarkan harga terjangkau dan kualitas buah yang segar, kios ini sekaligus menjadi sarana promosi produk pertanian lokal yang membanggakan. (ing)

Sumber :

The Borneo Post

Selundupkan Delapan WNI ke Malaysia, Pria Indonesia Berakhir di Balik Jeruji

BERIKABARNEWS l LUNDU – Aksi seorang warga negara...

Mahkamah Tinggi Malaysia menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada WNI berinisial R dalam kasus penyelundupan delapan warga negara Indonesia ke Sarawak.

Kalbar Diundang Tampilkan Produk Unggulan pada Ekspo Hasil Hutan Bukan Kayu Sarawak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Delegasi Kalbar diundang mengikuti Ekspo Hasil Hutan Bukan Kayu (NTFP) Zon Selatan di Plaza Merdeka, Kuching, Sarawak, Malaysia.

Jual Saldo Judi Online, WNI Asal Kalimantan Dihukum 3 Bulan Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi - Seorang WNI asal Kalimantan menjalani persidangan di Mahkamah Majistret Sarawak setelah ditangkap dalam Operasi Ops Dadu terkait penjualan saldo judi online.

APMM Sarawak Amankan Kapal Nelayan Indonesia, Dua WNI Jalani Pemeriksaan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia...

APMM Sarawak mengamankan kapal nelayan Indonesia tanpa registrasi di perairan utara Sarawak bersama dua WNI.

Diduga Curi Ikan di Perairan Sarawak, Empat Nelayan Indonesia Ditangkap APMM

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Empat nelayan asal Indonesia...

Petugas APMM mengamankan kapal yang mengangkut empat nelayan Indonesia yang diduga melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Sarawak, Malaysia.

AirBorneo Lepas Landas! Sarawak Kini Kendalikan Sendiri Konektivitas Udara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai penerbangan milik Pemerintah...

Pesawat AirBorneo, maskapai milik Pemerintah Sarawak, melakukan penerbangan perdana dari Kuching menuju Kuala Lumpur pada 20 Juli 2026.

berita terkini