Penangkapan Nicolas Maduro oleh AS Picu Kecaman Global

Presiden Venezuela Nicolas Maduro terlihat ditangkap oleh militer Amerika Serikat dalam operasi di Caracas. (x.com/SeanMcCrossenX)

BERIKABARNEWS l – Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh militer Amerika Serikat memicu gelombang kecaman dan kekhawatiran dari berbagai negara di dunia. Operasi yang dilakukan pada Sabtu lalu di Caracas itu langsung mengubah lanskap geopolitik global dan menimbulkan ketegangan baru dalam hubungan internasional.

Sorotan tajam muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengunggah foto Maduro dalam kondisi tangan terborgol dan mata tertutup dari atas kapal angkatan laut Amerika. Gambar tersebut dengan cepat menyebar luas dan menjadi simbol eskalasi konflik antara Washington dan Caracas.

Maduro bersama istrinya kini telah diterbangkan ke New York untuk menghadapi dakwaan perdagangan narkoba dan senjata, tuduhan yang dibantah keras oleh pemerintah Venezuela.

Reaksi keras datang dari negara-negara yang selama ini memiliki hubungan dekat dengan Venezuela.

Tiongkok menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro dan menyebut operasi militer AS sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB.

Rusia dan Iran menyampaikan kecaman serupa, menilai langkah tersebut melanggar kedaulatan negara berdaulat dan berpotensi merusak stabilitas global.

Di kawasan Amerika Latin, kekhawatiran juga menguat. Meksiko menilai aksi militer AS berisiko menciptakan instabilitas regional. Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menyebut penangkapan itu sebagai penghinaan serius terhadap kedaulatan nasional, sementara Presiden Kolombia Gustavo Petro memperingatkan potensi krisis kemanusiaan di wilayah perbatasan.

Sikap negara-negara Eropa terlihat terbelah. Sejumlah pemimpin mengakui catatan kontroversial pemerintahan Maduro, namun mempertanyakan dasar hukum operasi militer sepihak tersebut.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut situasi ini kompleks secara hukum, sedangkan Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan perubahan politik seharusnya tidak dipaksakan melalui kekuatan militer.

Italia justru memberikan dukungan terbuka, dengan Perdana Menteri Giorgia Meloni menyebut langkah AS sah dan bersifat defensif. Inggris memilih sikap hati-hati dengan menyatakan tidak menyesali runtuhnya rezim Maduro, namun tetap akan melakukan konsultasi lanjutan dengan Washington.

Baca Juga : Trump Ancam Kolombia Usai Tangkap Presiden Venezuela

Dukungan diplomatik terhadap AS datang dari Israel dan Ukraina. Israel memuji kepemimpinan Amerika Serikat dalam menjaga tatanan global, sementara Ukraina menyoroti dugaan pelanggaran hak asasi manusia oleh pemerintahan Maduro tanpa secara langsung mengomentari legalitas serangan militer tersebut.

Perserikatan Bangsa-Bangsa turut menyuarakan keprihatinan. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa penggunaan kekuatan militer sepihak untuk menangkap pemimpin negara berdaulat dapat menjadi preseden berbahaya bagi tatanan internasional.

Kontroversi kian memanas setelah Donald Trump menyatakan Amerika Serikat akan terlibat dalam pengelolaan cadangan minyak Venezuela serta infrastruktur energinya, pernyataan yang memicu kekhawatiran baru terkait arah konflik ke depan. (ing)

 

Sumber :

AFP

AS Gempur Instalasi Militer Iran

BERIKABARNEWS l – Amerika Serikat (AS) menggempur sejumlah...

Serangan militer Amerika Serikat ke instalasi militer Iran yang memicu ketegangan di Timur Tengah dan mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Trump Cabut Tarif Selat Hormuz, Kapal Internasional Kembali Melintas

BERIKABARNEWS l – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pencabutan tarif Selat Hormuz dan pembukaan kembali jalur pelayaran internasional.

Netanyahu Ancam Balas Iran dengan Serangan Lebih Dahsyat

BERIKABARNEWS l TEL AVIV – Ketegangan antara Israel...

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato terkait meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran.

Pub di Bangkok Terbakar dan Meledak, 27 Orang Tewas, 63 Terluka

BERIKABARNEWS l BANGKOK – Sebuah pub di Bangkok,...

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat mengevakuasi korban di lokasi kebakaran pub di Bangkok, Thailand.

Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun

BERIKABARNEWS l DOHA – Mantan Emir Qatar, Sheikh...

Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani semasa memimpin Qatar dan menghadiri acara kenegaraan.

Serangan Baru AS ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia

BERIKABARNEWS l – Serangan udara baru yang dilancarkan...

Kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak dunia.

berita terkini