Pemerintah Tegas Tindak Masuknya 250 Ton Beras Ilegal di Pelabuhan Sabang

Mentan Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan terkait penindakan beras impor ilegal di Sabang. (Foto: Humas Kementan)

BERIKABARNEWS l BANDA ACEH – Pemerintah bertindak cepat menindak laporan masuknya 250 ton beras impor ilegal melalui Pelabuhan Sabang, Aceh. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa penindakan dilakukan setelah koordinasi lintas sektor memastikan tidak ada izin impor yang sah.

Mentan Amran menyebut tindakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga ketahanan pangan dan melindungi petani.

“Tidak ada toleransi bagi impor ilegal. Ini menyangkut kehormatan bangsa dan perlindungan terhadap 160 juta petani. Kalau tidak ada izin impor, titik,” tegasnya, Minggu (23/11/2025).

Sebelum penyegelan oleh aparat, Mentan berkomunikasi langsung dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Kapolda Aceh, Kabareskrim Polri, Pangdam Iskandar Muda, hingga Menteri Perdagangan. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa tidak ada izin impor untuk beras yang masuk ke Sabang tersebut.

Penindakan ini diperkuat kondisi stok nasional yang aman. Data BPS menunjukkan produksi beras nasional mencapai 34,7 juta ton, sementara stok Bulog berada di angka 3,8 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah lembaga tersebut.

Aceh pun tercatat surplus 871,4 ribu ton beras, termasuk Sabang yang memiliki surplus 970 ton.

“Stok nasional aman. Aceh dan Sabang pun surplus. Jadi impor ilegal ini jelas tidak terkait kebutuhan masyarakat,” kata Amran.

Baca Juga : Mentan Amran Tegaskan Percepatan Swasembada Beras dan Usut Masuknya 250 Ton Beras Ilegal di Sabang

Pemerintah juga menemukan kejanggalan, salah satunya permohonan impor yang ditolak dalam rapat koordinasi 14 November 2025, namun izin dari negara asal (Thailand) justru sudah terbit lebih dulu. Dugaan pelanggaran prosedur ini kini ditelusuri aparat.

Amran memastikan pemerintah akan menindak tegas pihak yang terlibat, termasuk kemungkinan jaringan lain di wilayah seperti Batam.

“Ini peringatan keras. Jangan bermain dengan pangan nasional. Beras ilegal tidak akan masuk ke pasar domestik, dan proses penindakan akan dikawal hingga tuntas,” tegasnya. *

 

Sumber :

InfoPublik.id

Kasus Viral FH UI, 16 Mahasiswa Jalani Pemeriksaan Intensif

BERIKABARNEWS l DEPOK – Kasus viral dugaan kekerasan...

Gedung Fakultas Hukum UI, terkait kasus kekerasan verbal mahasiswa yang tengah diselidiki.

RI–AS Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indo-Pasifik

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Indonesia dan Amerika Serikat...

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan AS Pete Hegseth saat pertemuan di Pentagon terkait kerja sama pertahanan.

TikTok Nonaktifkan 780 Ribu Akun Anak, Pemerintah Perketat Aturan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Platform media sosial TikTok...

Logo TikTok - Kebijakan penonaktifan akun pengguna anak.

Harga Plastik Naik hingga 100 Persen

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Lonjakan harga plastik hingga...

Ilustrasi kemasan plastik sekali pakai dengan harga naik drastis di pasaran.

Prabowo–Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis

BERIKABARNEWS l MOSKOW – Presiden Republik Indonesia, Prabowo...

Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin.

ASEAN–SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030, Akses Pendidikan Diperluas

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Layanan Pendidikan Anak Usia...

Peluncuran roadmap PAUD 2026–2030 di Jakarta.

berita terkini