Pergerakan Tanah di Sanggau, Tiga Ruko Ambruk di Kecamatan Mukok

Ruko ambruk akibat pergerakan tanah di Kecamatan Mukok Sanggau.

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Bencana pergerakan tanah kembali terjadi di Kabupaten Sanggau. Tiga unit rumah toko (ruko) di Dusun Ubay, Desa Kedukul, Kecamatan Mukok dilaporkan ambruk total pada Minggu malam (5/4/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Peristiwa tersebut mengejutkan warga sekitar. Meski tidak ada aktivitas di dalam bangunan saat kejadian, suara dentuman keras dari ruko yang runtuh membuat suasana malam menjadi mencekam.

Salah seorang saksi mata, Vitalis (35), mengaku sempat mendengar suara mencurigakan sebelum bangunan ambruk. Ia yang berada di depan rumah langsung mengecek sumber suara tersebut.

“Saya dengar suara gemeretak, lalu saya ambil senter untuk memastikan. Tidak lama kemudian terdengar suara keras seperti bangunan roboh,” ujarnya.

Setelah memastikan kondisi di lokasi, Vitalis segera menghubungi pemilik ruko yang kemudian datang untuk melihat langsung kejadian tersebut.

Kapolsek Mukok, AKP Ambril, menjelaskan bahwa peristiwa ini diduga dipicu oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir yang membuat kondisi tanah menjadi labil. Selain itu, struktur bangunan juga dinilai menjadi faktor yang memperparah dampak pergeseran tanah.

“Diduga kuat, pergerakan tanah menyebabkan patahnya tiang penyangga beton sehingga bangunan tidak mampu menahan beban dan akhirnya ambruk,” jelasnya.

Baca Juga : Laka Maut di Trans Kalimantan Kubu Raya, Pemotor Tak Tertolong

Dari hasil analisis awal, ruko diketahui berdiri di atas tiang beton yang tidak menapak langsung pada tanah padat, sehingga rentan terhadap pergeseran tanah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergerakan tanah susulan.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor atau tanah labil untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama di wilayah yang rawan pergerakan tanah,” pungkas AKP Ambril.*

 

Sumber :

Polres Sanggau

Hindari Jalan Rusak, Pengendara Motor Tewas Usai Adu Banteng di Kubu Raya

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Seorang pengendara sepeda...

Petugas Satlantas Polres Kubu Raya melakukan olah TKP kecelakaan adu banteng di Jalan Wonodadi II yang diduga dipicu pengendara menghindari jalan rusak.

Panen Jagung Hibrida di Entikong Capai 13,36 Ton per Hektare, Polri Perkuat Ketahanan Pangan

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Panen jagung hibrida di...

Personel Polsek Entikong bersama penyuluh pertanian dan kelompok tani melakukan panen jagung hibrida di lahan demplot Desa Entikong, Kabupaten Sanggau, dengan produktivitas mencapai 13,36 ton per hektare.

Bupati Sujiwo Siapkan Hadiah Rp500 Juta untuk Lomba Desa Kubu Raya

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu...

Bupati Kubu Raya Sujiwo menerima Camat Sungai Kakap dan Kepala Desa Jeruju Besar saat membahas hadiah Rp500 juta untuk Lomba Desa Tingkat Kabupaten.

Jaga Perbatasan RI-Malaysia, Polsek Entikong Tingkatkan Patroli Perintis Presisi

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Polsek Entikong terus meningkatkan...

Personel Polsek Entikong melaksanakan Patroli Perintis Presisi di kawasan PLBN Entikong dan sejumlah titik strategis untuk menjaga keamanan perbatasan RI-Malaysia.

Bupati Kubu Raya Desak Sinkronisasi Data Sawah dengan ATR/BPN

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya...

Bupati Sujiwo saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terkait sinkronisasi data sawah Kubu Raya.

PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Sungai Raya, Ini Jadwalnya

BERIKABARNEWS l SUNGAI RAYA – PLN kembali melakukan...

Ilustrasi - Petugas PLN memeriksa jaringan listrik saat pemadaman bergilir di wilayah Sungai Raya, Kubu Raya.

berita terkini