Sarawak Makin Dilirik Investasi Energi Terbarukan, Jepang Tunjukkan Minat Besar

Perdana Menteri Sarawak, Tan Sri Abang Johari Openg, memaparkan potensi besar energi hijau Sarawak yang menarik minat investor Jepang. (x.com/JapenSarawak)

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Status Sarawak sebagai pusat energi terbarukan (ET) di tingkat regional semakin menguat dan menarik perhatian investor internasional, khususnya dari Jepang. Perdana Menteri Sarawak Tan Sri Abang Johari Openg menyampaikan bahwa beragam portofolio energi bersih Sarawak, mulai dari hidro, surya, biomassa, gas alam, hingga hidrogen, menjadi daya tarik utama dalam investasi masa depan.

Meski studi terkait perkiraan biaya dan kebutuhan investasi masih berlangsung, tingkat kepercayaan investor disebut sangat tinggi.

“Ada minat besar bagi mereka untuk berinvestasi dalam produksi energi terbarukan,” ujar Abang Johari saat membuka Forum Investasi Energi Terbarukan Internasional Yamada.

Abang Johari menegaskan bahwa pemerintah berperan sebagai fasilitator investasi untuk mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau berbasis energi bersih. Ia menilai kekayaan sumber daya alam Sarawak merupakan modal strategis dalam memenuhi kebutuhan energi masa depan.

Namun, ia menekankan pentingnya kerja sama teknologi global.

“Kami memiliki sumber daya, tetapi kami membutuhkan penyedia teknologi. Forum ini diharapkan dapat mengintegrasikan teknologi agar produksi energi terbarukan lebih terjangkau dan dapat dibagikan setidaknya di ASEAN,” jelasnya.

Forum tersebut turut dihadiri perusahaan besar Jepang seperti Sumitomo Heavy Industries, Toho Gas, Sojitz Corporation, Tokyo Power Technology Co Ltd, dan Mitsubishi Corporation.

Baca Juga : Sarawak Catat Pendapatan 48 Triliun di Tahun 2026, Terbesar dari Pajak Sawit dan Minyak Bumi

Selain energi terbarukan, Sarawak juga mencatat capaian penting melalui pengesahan Undang-Undang Sumber Daya Berkelanjutan dan Pengelolaan Limbah 2025, menjadikannya negara bagian pertama di Malaysia yang memiliki dasar hukum pengelolaan limbah modern.

Kebijakan ini membuka peluang investasi pada program waste-to-energy, menjadikan limbah sebagai sumber ekonomi baru.

“Limbah dapat menjadi sumber daya untuk memperkuat ekonomi,” tegasnya.

Managing Director Yamada Consulting & Spire ASEAN–India, Go Sakano, mengaku terkesan dengan perkembangan pesat Sarawak.

“Sarawak kini menjadi pemain utama energi terbarukan di kawasan,” ujarnya. *

 

Sumber :

Borneopost

AirBorneo Akui Bangkok Masuk Rencana Ekspansi, Namun Belum Ajukan Rute

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai penerbangan AirBorneo mengakui...

AirBorneo mengklarifikasi bahwa rute penerbangan langsung Kuching-Bangkok masih dalam tahap perencanaan ekspansi.

AirBorneo Hadirkan Penerbangan Langsung Kuching–Bangkok

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kabar mengenai rencana pembukaan...

Suasana Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok Thailand yang menjadi tujuan rencana penerbangan langsung AirBorneo dari Kuching.

Asyik Main Judi Online di Kafe, WNI Asal Kalimantan Divonis 6 Bulan Penjara di Sarawak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Keseruan bermain judi online...

Ilustrasi seorang WNI divonis pengadilan Sarawak, Malaysia, terkait kasus judi online dan pelanggaran imigrasi.

Manuskrip Langka Sultan Tengah Ditemukan, Sarawak Bidik Pengakuan Dunia UNESCO

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Penemuan manuskrip langka peninggalan...

Manuskrip langka Sultan Tengah abad ke-16 yang ditemukan di Sarawak dan ditargetkan masuk daftar warisan dunia UNESCO.

Selundupkan 2.253 Telur Penyu, Warga Sambas Divonis 12 Bulan Penjara di Sarawak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Barang bukti 2.253 butir telur penyu ilegal yang disita aparat Malaysia dalam operasi di Sarawak dari WNI asal Sambas, Kalimantan Barat.

Jelang Hari Gawai, Musibah Kebakaran Hantam Warga Kampung Labau

BERIKABARNEWS l BEKENU – Musibah kebakaran melanda rumah...

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melahap rumah panjang di Kampung Labau, Sarawak menjelang perayaan Hari Gawai.

berita terkini