Sekda Kalbar Tekankan Akurasi Dokumen Evaluasi Pro-SN

Sekda Kalbar Harisson memimpin rapat koordinasi evaluasi Program Strategis Nasional di Kantor Gubernur Kalbar.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Kalbar), Harisson, menegaskan pentingnya akurasi dan kelengkapan dokumen dalam evaluasi kinerja pelaksanaan Program Strategis Nasional (Pro-SN). Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi di Ruang Rapat Tengkawang, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (19/2/2026).

Rapat tersebut membahas kesiapan dokumen dan data yang akan dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. Evaluasi ini menjadi dasar penilaian sekaligus penentuan pemberian insentif bagi pemerintah daerah berprestasi.

Dalam arahannya, Harisson menekankan bahwa penilaian dilakukan sepenuhnya berbasis dokumen dan data yang diunggah oleh pemerintah daerah. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta memastikan laporan disusun secara rinci, lengkap, dan sesuai indikator.

“Yang dievaluasi adalah data yang kita upload. Jika tidak lengkap, tidak rinci, atau tidak sesuai indikator, maka nilainya akan rendah. Evaluasi ini murni berbasis dokumen,” tegasnya.

Ia menargetkan nilai minimal di atas 70 agar Kalimantan Barat mampu bersaing dengan daerah lain. Menurutnya, ketelitian menjadi kunci agar seluruh indikator dapat terpenuhi dengan baik.

“Jangan sampai kita mendapat nilai di bawah 70. Kita harus kerja detail dan memastikan seluruh indikator terpenuhi,” ujarnya.

Sekda juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp1 triliun sebagai insentif penghargaan bagi gubernur dan pemerintah daerah dengan kinerja terbaik. Peluang tersebut terbuka apabila laporan kinerja disusun secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika laporan kita baik dan nilainya tinggi, tentu kita berpeluang memperoleh insentif tersebut,” tambahnya.

Baca Juga : Ria Norsan Kick Off SERAMBI 2026 dan Halal Fair, Perkuat Ekonomi Syariah Kalbar

Salah satu indikator penting dalam evaluasi adalah penurunan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Nilai maksimal hanya dapat diraih apabila program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan tercantum jelas dalam dokumen perencanaan seperti RKPD dan APBD.

Apabila program tercantum lengkap dalam RKPD dan APBD murni, maka nilai indikator dapat maksimal. Namun jika hanya muncul dalam dokumen perubahan, nilainya berkurang. Sementara jika tidak tercantum sama sekali, maka nilainya nol.

Menanggapi hal tersebut, Harisson meminta seluruh perangkat daerah memastikan program, kegiatan, serta alokasi anggaran tertuang secara rinci dalam dokumen resmi, disertai data pembanding dan capaian tahun sebelumnya.

“Harus jelas programnya apa, kegiatannya apa, anggarannya berapa. Tidak cukup disebutkan secara umum. Data pembanding dan capaian tahun sebelumnya juga harus dilampirkan,” tegasnya.

Ia berharap melalui kerja sama dan ketelitian seluruh perangkat daerah, Kalimantan Barat dapat meraih hasil evaluasi optimal sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaporan pembangunan.

“Ini bukan hanya soal nilai, tetapi bagaimana kita menunjukkan kinerja yang nyata dan terukur. Jika kita serius, hasilnya akan mengikuti,” tutupnya.*

 

Sumber :

MC Kalbar

Hardiknas 2026, Gubernur Ria Norsan Genjot Akses Pendidikan Kalbar, Target Zero Dropout

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Peringatan Hari Pendidikan Nasional...

Gubernur Kalbar Ria Norsan mendorong akses pendidikan dan program zero dropout.

Bimtek Hanura Perdana di Kalbar Dongkrak Ekonomi, Ria Norsan Apresiasi OSO

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Suasana pembukaan Bimtek Hanura di Pontianak yang dihadiri Gubernur Kalbar, Ria Norsan dan OSO, di Hotel Novotel Pontianak (1/5/2026).

May Day 2026, Ria Norsan Tekankan Perlindungan dan Hak Buruh

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Peringatan Hari Buruh Internasional...

Gubernur Ria Norsan saat kunjungan ke Disnakertrans Kalbar pada May Day 2026 membahas perlindungan buruh.

Gubernur Ria Norsan Tegaskan Kesejahteraan Buruh Kalbar Jadi Prioritas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Peringatan Hari Buruh Internasional...

Gubernur Ria Norsan menyampaikan pesan May Day 2026 tentang kesejahteraan buruh Kalbar.

OSO: Legislator Harus Berani dan Berpihak pada Rakyat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ketua Umum Partai Hanura,...

Osman Sapta Odang membuka Bimteknas Hanura di Pontianak bersama Yusril Ihza Mahendra, (1/4/2026).

Wagub Krisantus Dorong Percepatan Tol Pontianak–Kijing dan Infrastruktur Strategis

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Koordinator Infrastruktur di Jakarta.

berita terkini