SUPP Tegaskan Dana Sitaan Tak Terkait Najib Razak

Datuk Seri Najib Razak, mantan Ketua Barisan Nasional Malaysia. (FIlepic)

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Sarawak United People’s Party (SUPP) kembali memberikan klarifikasi terkait dana sebesar RM188.132,26 yang sempat disita oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC). SUPP menegaskan dana tersebut tidak ada kaitannya dengan donasi yang pernah diterima dari mantan Ketua Barisan Nasional, Datuk Seri Najib Razak, sebelum tahun 2013.

Klarifikasi ini disampaikan pada Minggu (28/12/2025) sebagai respons atas unggahan Anggota Dewan Undangan Negeri (ADUN) Pending, Violet Yong, yang mendesak SUPP mengembalikan dana sebesar RM1 juta yang disebut berasal dari Najib Razak.

SUPP menjelaskan bahwa persoalan dana sitaan tersebut telah melalui proses hukum dan dinyatakan selesai oleh pengadilan. Pada 2019, MACC menerbitkan notis penyitaan dana RM188.132,26 dari rekening SUPP, meskipun donasi tahun 2013 telah lama digunakan. Namun pada Juli 2020, Mahkamah Tinggi menolak permohonan penyitaan MACC karena tidak mampu membuktikan keterkaitan dana tersebut dengan skandal 1MDB.

MACC sempat mengajukan banding ke Mahkamah Rayuan, namun kemudian menarik kembali permohonan tersebut setelah beberapa kali penundaan. SUPP menegaskan bahwa putusan pengadilan dan alasan penolakan kasus ini telah diketahui publik secara luas.

Baca Juga : Najib Razak Minta Publik Tetap Tenang Usai Vonis 1MDB

Terkait pendanaan partai, SUPP menyatakan bahwa operasional partai politik di Malaysia umumnya bersumber dari donasi anggota, masyarakat umum, serta mitra koalisi. Donasi dari Najib Razak diterima jauh sebelum adanya putusan pengadilan terkait kasus 1MDB, sehingga mengaitkan dana sitaan dengan donasi lama dinilai tidak memiliki dasar hukum.

SUPP juga menyayangkan adanya upaya pihak tertentu yang kembali mengangkat isu lama yang telah diputus secara hukum. Menurut partai, langkah tersebut berpotensi membingungkan publik dan menimbulkan persepsi yang keliru.

Dengan klarifikasi ini, SUPP berharap masyarakat tetap berpegang pada fakta hukum yang telah ditetapkan pengadilan dan tidak terpengaruh oleh narasi yang dinilai menyesatkan. *

 

Sumber :

The Star

Imigrasi Malaysia Gerebek Tiga Lokasi di Kuching, 59 WNI Diamankan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Imigrasi Malaysia menggerebek tiga lokasi di Kuching dan mengamankan 59 WNI. (JIM Sarawak)

Helikopter Medis Jatuh di Long Lellang Sarawak, Lima Orang Tewas

BERIKABARNEWS l MIRI – Helikopter medis Layanan Dokter...

Helikopter medis Layanan Dokter Udara yang jatuh di dekat Bandara Long Lellang, Sarawak. (facebook.com/al.imram.88)

Helikopter Layanan Dokter Terbang Kecelakaan Saat Mendarat di Sarawak

BERIKABARNEWS l MIRI – Helikopter layanan Dokter Terbang...

Ilustrasi - Helikopter layanan Dokter Terbang Kementerian Kesehatan Malaysia yang mengalami kecelakaan saat hendak mendarat di Long Lellang, Sarawak. (Foto: unsplash.com/@isaacbenhesed)

24 WNI Terjaring Operasi JIM Sarawak di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 24 warga negara...

Petugas JIM Sarawak mengamankan WNI dalam operasi penguatkuasaan di Kuching, Sarawak.

Ops Gegar Kuching, 35 Warga Asing Ditahan Termasuk WNI

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Operasi Ops Gegar JIM Kuching yang menahan 35 warga asing, termasuk warga Indonesia, di Sarawak. (Suara Sarawak)

63 Sekolah Sarawak Ditutup Akibat Kabut Asap

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 63 sekolah di...

Kabut asap menyelimuti wilayah Sarawak dan berdampak pada aktivitas sekolah.

berita terkini