Remaja WNI Hilang Diduga Tenggelam di Sarawak

Petugas SAR menyisir aliran parit lokasi remaja WNI diduga tenggelam

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Seorang remaja warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di kawasan perkebunan kelapa sawit Sebuyau, Sarawak, Malaysia. Korban terseret arus deras setelah tergelincir dari jembatan kayu saat dalam perjalanan pulang usai merayakan malam pergantian tahun.

Jabatan Bomba dan Penyelamat Malaysia (JBPM) Sarawak mengonfirmasi bahwa operasi pencarian dan penyelamatan telah dilakukan sejak Jumat pagi (2/1/2026) dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai agensi.

Korban diketahui bernama Rendi (19). Berdasarkan laporan kepolisian setempat, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis dini hari (1/1/2026) sekitar pukul 04.00 waktu setempat. Saat itu, korban bersama seorang rekannya berjalan kaki menuju Ladang Tradewinds, Kampung Sagu.

Ketika menyeberangi parit besar melalui jembatan kayu yang tergenang air, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke dalam parit. Rekan korban sempat berupaya menolong dengan menarik tangan Rendi, namun derasnya arus air menyebabkan korban terlepas dan akhirnya hilang dari pandangan.

Tim SAR dari Balai Bomba dan Penyelamat (BBP) Simunjan langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan kejadian. Namun, medan yang cukup terpencil dengan jarak sekitar 61 kilometer dari pangkalan menjadi kendala tersendiri, sehingga pencarian intensif baru dapat dilakukan pada hari kedua.

Baca Juga : Bomba Sarawak Ingatkan Warga Waspada Serangan Buaya dan Orang Hilang

Operasi pencarian remaja WNI di perkebunan sawit Sebuyau Sarawak
Operasi pencarian remaja WNI di perkebunan sawit Sebuyau Sarawak

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Bomba Simunjan, 11 personel Polis Diraja Malaysia (PDRM), tujuh anggota Angkatan Pertahanan Awam (APM), serta sekitar 30 relawan yang merupakan pekerja perkebunan kelapa sawit di sekitar lokasi kejadian.

Komandan Operasi SAR, Awang Johari bin Onget, menjelaskan bahwa pencarian difokuskan pada penyisiran aliran parit sejauh dua kilometer dari titik awal korban terjatuh.

“Pencarian dilakukan dalam radius dua kilometer dari lokasi kejadian dengan fokus menyusuri jalur air yang mengalir menuju muara,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi air yang meluap akibat curah hujan tinggi menjadi tantangan utama bagi tim SAR di lapangan. Arus yang deras menyulitkan proses penyisiran, terutama di area parit dan saluran air yang tertutup vegetasi.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan, dan operasi pencarian terus berlanjut dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan petugas.

Pihak otoritas setempat mengimbau para pekerja migran dan warga yang beraktivitas di kawasan perkebunan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jembatan kayu atau infrastruktur darurat, terutama di tengah cuaca ekstrem dan kondisi air pasang. (ndo)

Batik Air Resmikan Rute Kuching-Guangzhou

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai Batik Air resmi...

Peluncuran rute internasional Batik Air Kuching–Guangzhou di Bandara Kuching.

Rainforest World Music Festival 2026 Siap Guncang Sarawak Juni Mendatang

BERIKABARNEWS l KUCHING – Festival musik dunia bergengsi,...

Abdul Karim Rahman Hamzah, Menteri Pariwisata, Industri Kreatif, dan Seni Pertunjukan Sarawak, meresmikan peluncuran Rainforest World Music Festival 2026.

64 WNA Diamankan dalam Razia Imigrasi di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Departemen Imigrasi Malaysia (JIM)...

Warga negara asing (WNA) terjaring razia Imigrasi di Kuching, Sarawak.

Jelang Idul Fitri, Sarawak Deportasi 136 Pekerja Indonesia

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Arus pemulangan Pekerja Migran...

Ratusan pekerja migran Indonesia dipulangkan dari Malaysia melalui PLBN Entikong.

Empat WNI Terluka Usai Tabrak Pembatas Jalan di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kecelakaan lalu lintas yang...

Mobil yang membawa empat WNI ringsek setelah menabrak pembatas jalan di kawasan Kuching, Sarawak, Malaysia.

Terlibat Prostitusi, WNI di Kuching Didenda RM 6000

BERIKABARNEWS l KUCHING – Upaya mencari penghidupan di...

WNI dijatuhi denda RM6.000 terkait kasus prostitusi dan penyalahgunaan visa, di Kuching, Sarawak.

berita terkini