Lebih Aman Lewat Sungai, Warga Kayong Utara Tinggalkan Jalur Darat

Warga Kayong Utara menggunakan transportasi sungai akibat jalan darat berlumpur. (PPID KKU)

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak akhir 2025 hingga awal 2026 berdampak pada kondisi infrastruktur jalan darat di Kalimantan Barat. Di Kabupaten Kayong Utara, sejumlah akses jalan penghubung dilaporkan berlumpur dan sulit dilalui kendaraan, membuat warga memilih meninggalkan jalur darat dan beralih ke transportasi sungai.

Angkutan air yang dikenal dengan sebutan motor kelotok kini menjadi pilihan utama masyarakat yang hendak bepergian menuju Pontianak maupun Kabupaten Kubu Raya.

Selain dinilai lebih aman dari risiko terjebak lumpur, perjalanan lewat sungai juga dianggap lebih nyaman di tengah cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

Sejak libur Natal dan Tahun Baru, aktivitas penumpang di Dermaga Teluk Batang terlihat meningkat. Kepadatan penumpang terjadi hampir setiap hari dan diperkirakan masih akan bertahan seiring kondisi jalan darat yang belum kunjung membaik akibat musim hujan berkepanjangan.

Kepala UPT Pelabuhan Teluk Batang, Hendra Satria, mengatakan pihaknya terus melakukan kesiapan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Menurutnya, sarana dan prasarana pelabuhan dijaga agar aktivitas penyeberangan tetap berjalan lancar dan aman.

Bagi masyarakat, tersedia beberapa pilihan armada transportasi air dengan jadwal yang relatif fleksibel. Motor kelotok melayani rute Teluk Batang–Rasau Jaya dengan waktu tempuh sekitar 10 hingga 12 jam.

Meski lebih lama, kapasitas kapal yang besar memungkinkan penumpang beristirahat selama perjalanan.

Baca Juga : Air Setinggi Dada, Polisi dan Warga Beduai Evakuasi Jenazah di Tengah Banjir

Sementara itu, layanan speed boat juga tersedia bagi warga yang ingin tiba lebih cepat.

Rute menuju Pelabuhan Senghie, Pontianak, dapat ditempuh sekitar lima jam, sedangkan tujuan Rasau Jaya memakan waktu sekitar empat jam.

Bagi sebagian warga, lamanya waktu perjalanan bukan persoalan utama. Janjibar, warga Sukadana, mengaku lebih memilih motor kelotok saat musim hujan karena alasan keamanan dan kenyamanan.

“Kalau lewat darat sering khawatir terjebak lumpur. Pakai kelotok memang lebih lama, tapi lebih aman dan perjalanan terasa santai,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Lestari, penumpang lainnya. Ia berharap pengelola angkutan air tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan penumpang, terutama dengan menghindari kelebihan muatan saat jumlah penumpang meningkat. (ing)

 

Sumber :

PPID

Kecelakaan Maut di Simpang Manuk Sanggau, Pengendara Revo Tewas

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Kecelakaan maut yang melibatkan...

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan maut di Simpang Manuk, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, menuju Puskesmas Batang Tarang. (Foto: Res-Sgu)

IPA Arang Limbung Kubu Raya Ditargetkan Layani 8 Ribu Rumah

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Instalasi Pengolahan Air...

Bupati Kubu Raya Sujiwo dan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meninjau pembangunan IPA Arang Limbung untuk memperluas layanan air bersih bagi 8.000 rumah. (Foto: Prokopim KKR)

Pria Tewas Genggam Kabel Listrik di Kubu Raya, Polisi Selidiki Penyebabnya

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Seorang pria berusia...

Petugas kepolisian melakukan olah TKP terkait penemuan pria meninggal dunia dengan kabel listrik di lokasi mebel kayu di Desa Parit Baru, Kubu Raya. (Foto: Res-KKR)

Gagal Menyalip, Pemotor Asal Pontianak Tewas Tertabrak Truk di Sanggau

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang pengendara sepeda motor...

Polisi melakukan penanganan kecelakaan maut antara sepeda motor dan truk Colt Diesel di Jalan Raya Bodok-Sosok, Parindu, Sanggau. (Res-Sgu)

Kasus Dugaan Pembakaran Lahan, Anggota DPRD Mempawah Berinisial C Ditahan

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Polres Mempawah menahan anggota...

Kasat Reskrim Polres Mempawah, Iptu Eric Ibrahim Pattimura, saat memberikan keterangan terkait penanganan kasus dugaan pembakaran lahan. (Foto: Res-Mpw)

Stadion Gelora Putera Sang Fajar, Sujiwo Dampingi Lasarus Tinjau Lokasi

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya...

Bupati Kubu Raya Sujiwo mendampingi Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meninjau calon lokasi pembangunan Stadion Gelora Putera Sang Fajar di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya. (foto: Prokopim KKR)

berita terkini