Investasi Pontianak 2025 Tembus Rp1,55 Triliun, Lampaui Target 276%

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Pontianak Erma Suryani.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Realisasi investasi Kota Pontianak sepanjang 2025 mencatatkan kinerja impresif. Nilainya menembus Rp1,55 triliun, jauh melampaui target yang ditetapkan baik oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun Pemerintah Kota Pontianak.

Target Provinsi Kalbar untuk Kota Pontianak sebesar Rp910,24 miliar berhasil dilampaui hingga 170,4 persen. Sementara target Pemerintah Kota Pontianak yang dipatok Rp561,05 miliar bahkan terlampaui hingga 276,4 persen.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pontianak, Erma Suryani, menilai capaian ini menjadi indikator kuatnya iklim investasi di ibu kota Kalbar tersebut, meskipun di tengah dinamika ekonomi global.

“Iklim usaha di Pontianak semakin sehat dan transparan. Walaupun secara total realisasi investasi 2025 turun 6,9 persen dibandingkan 2024, pencapaian terhadap target tetap sangat tinggi,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).

Pertumbuhan signifikan terlihat pada sektor Penanaman Modal Asing (PMA) yang melonjak 78,9 persen menjadi Rp373,09 miliar. Namun, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih menjadi tulang punggung investasi dengan nilai Rp1,17 triliun.

Dampak dari geliat investasi tersebut juga terasa pada penyerapan tenaga kerja. Sepanjang 2025, aktivitas investasi di Pontianak mampu menyerap 81.137 tenaga kerja.

Dari sisi kewilayahan, Kecamatan Pontianak Tenggara menjadi magnet investasi terbesar dengan nilai Rp490,7 miliar atau sekitar 31,2 persen dari total investasi kota. Capaian ini menunjukkan distribusi pembangunan yang semakin merata di berbagai kecamatan.

Baca Juga : Lantik Lima Pejabat Eselon II, Edi Dorong Layanan Publik Lebih Inovatif

Sepanjang 2025, sebanyak 19.428 usaha baru tercatat tumbuh di Kota Pontianak. Kecamatan Pontianak Kota menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 24,9 persen, disusul Pontianak Barat dan Pontianak Selatan.

Jenis usaha yang paling dominan adalah perdagangan eceran makanan, minuman, dan tembakau (KBLI 47112) dengan 961 unit usaha. Selain itu, usaha kedai makanan serta industri produk roti dan kue juga menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Jika dilihat dari sektor investasi, perdagangan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp430,1 miliar. Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyusul dengan Rp374,7 miliar, sementara sektor pariwisata mencatatkan Rp293,9 miliar.

Baca Juga : Musrenbang Pontianak Barat, Edi Soroti Jalan, Pelabuhan, dan Lingkungan

Kesadaran pelaku usaha dalam melaporkan kegiatan investasi juga mengalami peningkatan. Sepanjang 2025, tercatat 5.417 Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) masuk, meningkat 68 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi pelayanan, DPMPTSP memproses 7.658 dokumen perizinan melalui berbagai sistem seperti OSS-RBA, Simyandu, SIM-BG, hingga layanan manual. Dari jumlah tersebut, 5.115 dokumen izin diterbitkan secara otomatis melalui OSS-RBA.

Untuk menjaga momentum positif ini, DPMPTSP terus mengintensifkan pengawasan usaha, konsultasi OSS dan LKPM, serta program jemput izin melalui sosialisasi dan pendampingan pelaku usaha berisiko rendah di enam kecamatan.

Dengan capaian investasi yang melampaui target, Pemerintah Kota Pontianak optimistis mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat posisinya sebagai kota tujuan investasi yang ramah, efisien, dan transparan di Kalimantan Barat.*

Sungai Jawi Wakili Kalbar di Penjaringan Kelurahan Berprestasi Nasional

BERIKABARNEWS l PONTIANAK — Kelurahan Sungai Jawi, Kota...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan usai Pemaparan dan Wawancara Calon Juara Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional 2026 di Pontive Center, Rabu (7/10/2026).

Kualitas Udara Berbahaya, Siswa Pontianak Kembali Belajar dari Rumah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK — Pemerintah Kota Pontianak melalui...

Ilustrasi - Siswa di Pontianak mengikuti pembelajaran dari rumah setelah kualitas udara masuk kategori berbahaya.

Life Skill Jadi Bekal Masyarakat di Kawasan Rawan Narkoba Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak...

Wakil Wali Kota Bahasan saat membuka Bimbingan Teknis Life Skill pada Kawasan Rawan Narkotika Di Kota Pontianak Tahun 2026, Selasa (6/10/2026).

Sekda Pontianak Minta Kadis Kuasai Anggaran, Jangan Bergantung pada Staf

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah ketika membuka Rapat Evaluasi terhadap Raperda dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Hotel Golden Tulip, Selasa (6/10/2026).

Logo Hari Jadi ke-255 Pontianak Resmi Diluncurkan, Angkat Tema Tangguh Bersahabat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak resmi...

Pemerintah Kota Pontianak meluncurkan logo Hari Jadi ke-255 Pontianak, Senin (5/10/2026).

Perkuat Mitigasi Risiko PBJ, Pemkot Pontianak Ingatkan Pentingnya Perencanaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memperkuat...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Bimtek Mitigasi Risiko Hukum PBJ dan Perlindungan Hukum bagi Pelaku Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak” di Hotel Ibis, Senin (5/10/2026).

berita terkini